ForumNusantaranews.com Bandar Lampung – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi seluruh unsur pengamanan yang terlibat.
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan Munas HIPMI yang dihadiri Presiden RI berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Munas XVIII HIPMI dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta seluruh peserta kegiatan,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Kapolda, pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kedatangan tamu dan peserta, pengamanan lokasi kegiatan, jalur pergerakan rombongan, hingga pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis di Kota Bandar Lampung.
Helfi juga menyebut, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang turut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama pelaksanaan agenda nasional tersebut.
“Kami mengapresiasi seluruh personel yang bertugas serta masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan kebersamaan ini, seluruh agenda dapat terlaksana sesuai rencana,” ucapnya.
Ia menambahkan, Polda Lampung menerapkan langkah-langkah pengamanan secara profesional dan humanis guna memastikan kenyamanan seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir dalam Munas HIPMI.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Helfi berharap keberhasilan penyelenggaraan Munas XVIII HIPMI di Lampung dapat memberikan kesan positif bagi para peserta, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah berbagai agenda berskala nasional.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Lampung mampu menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” kata Kapolda.
Diketahui, Munas XVIII HIPMI digelar di Bandar Lampung dan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda tersebut menjadi forum strategis bagi para pengusaha muda untuk membahas program organisasi, serta penguatan peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan nasional.(*)
Tinggalkan Balasan