Sumenep FN: Menjelang masa pensiun, Plt. Camat Guluk Guluk, Kab. Sumenep, Muhamad Sidqi ZN, S. E., M. M. membuka lahan perkebunan alpukat di Desa Guluk Guluk, Kec. Guluk Guluk, Kab. Sumenep.
Skiil kemampuan membaca kehiupan tidak berpangku kependapatan gaji sebagai penopang kecukupan ekonomi keluarganya, namun dirinya memandang ke masa depan lebih cerah.
Lahan perkebunan cukup luas sekira 1 hektare lebih itu, awal mula dibukanya kebun durian.
Ratusan pohon durian sedang ditanamnya malah kandas, hanya beberapa pohon durian bertahan hidup.
Kemudian dirinya berinisiatif pada tanaman lain; yaitu hendak beralih pada tanam perkebunan alpukat.
” Saya baca informasi tanaman alpukat, karena banyak para pengebun alpukat yang sukses hingga mengais ratusan juta setiap kali panen.” Tuturnya saat diwawancarai oleh jurnalis media Forum Nusantara, (7/6) di kebun alpukat miliknya.
Dari analisis informasi tanaman alpukat, Plt. Camat Guluk Guluk langsung banting setir dari tanaman perkebunan durian ke kebun alpukat.
Dengan hasrat semoga punya berkah dari Tuhan Semesta Alam, karena penghasilan mengebun murni pemberian Tuhan, maka dirinya berangkat ke Kota Malang, mencari bibit unggulan alpukat. Akhirnya mendapat bibit jenis alpukat unggulan; yaitu, jenis alpukat miki, aligator dan markus.
Bibit tersebut tidak sama jumlah yang dirinya beli. Bibit alpukat aligator sebatas 2 pohon, alpukat markus sekira 30 pohon dan alpukat miki 80 pohon.
Setelah mencapai rumah kediamannya, 110 bibit unggulan alpukat, lantas esok hari, dirinya menanam pohon bersama masyarakat di kebun luas sekira 1 hektare lebih.
” Kini sudah mencapai umur 3 tahun dan baru panen perdananya. ” Ungkapnya kembali.
Dengan senang hati dan sambil menyiram kebun alpukat, menceritakan masing masing harga alpukat perkilo gramnya yang dia jual kepada konsumen.
” Kalau jenis alpukat miki, saya jual Rp.75.000/ Kg, sedangkan untuk jenis alpukat markus sekira Rp. 80.000 s/d 85.000 /Kg. Maka untuk jenis alpukat aligator ini yang mahal, harganya sekitar Rp. 100.000 dan bahkan lebih setiap Kg.nya. ” Imbuhnya terperinci.
Insya Allah ke depan, Muhammad Sidqi se keluarga akan sukses jadi jutawan membawa in come rejeki langsung pemberian Allah bernilai jutaan rupiah atau bahkan milyaran rupiah, tanpa harus berpangku ke gaji yang di dapat setiap bulan dari jabatan Camat tersebut.
“Semoga tidak ada kendala kian pohon alpukat ini dan tetap subur setelah terawat dengan baik. Amin.” Ulasnya akhir perbincangan. (Sim)
Tinggalkan Balasan