Bangko, Forumnusantaranews.com-
Sosok Lavita Syukur sukses mencuri perhatian publik. Istri Bupati Merangin, M. Syukur ini tampil memukau lewat kemampuannya yang fasih berbahasa Inggris saat mendampingi sang suami dalam Gala Dinner bersama Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp) di Rumah Dinas, Senin (10/8/2026).
Lavita tampak luwes berdiskusi langsung dengan para pakar dunia. Ia membangun perbincangan hangat bersama Mr. Nicolas Klee dari Monts D’ardèche UNESCO Global Geopark, (Prancis) dan Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark, (Korea Selatan).
Tak hanya mengobrol, Lavita bahkan secara spontan menjadi penerjemah bagi Bupati M. Syukur untuk menjembatani komunikasi selama acara berlangsung. Ketangkasan dan rasa percaya dirinya dalam berbahasa asing itu pun langsung menuai pujian dari para tamu yang hadir.
Aksi ini rupanya bukan cerita baru. Lavita juga pernah menunjukkan keahlian berbahasa Inggrisnya saat menyambut kedatangan tamu ilmuwan internasional di rumah dinas pada November 2025 lalu.
Kemampuannya berkomunikasi dengan tamu internasional membuat suasana diskusi berjalan cair dan akrab. Hal ini menjadi nilai tambah dalam diplomasi daerah, terutama saat Merangin tengah menjalani proses revalidasi UNESCO Global Geopark.
Keahlian yang dimiliki Lavita ternyata juga melatarbelakangi lahirnya kebijakan strategis di Kabupaten Merangin.
Hal inilah yang menjadi salah satu dorongan kuat bagi Bupati M. Syukur untuk meluncurkan program kursus bahasa Inggris gratis di setiap kecamatan. Program ini bertujuan mendukung pengembangan kemampuan bahasa asing bagi para pelajar di daerah.
“Dengan menguasai bahasa Inggris, anak-anak Merangin bisa lebih percaya diri, bisa bersaing, dan siap menyambut peluang di kancah nasional maupun internasional,” ujar Bupati M. Syukur beberapa waktu lalu.
Penampilan Lavita malam itu mendapat apresiasi luas. Banyak tamu undangan dan warga yang menilai kehadiran sosok perempuan Merangin yang cerdas dan komunikatif menjadi representasi positif daerah di mata dunia.
Di tengah proses revalidasi UGGp, kemampuan bahasa asing dinilai penting untuk memperkenalkan potensi geologi, budaya, dan pariwisata Merangin secara langsung kepada dunia.(*)


Tinggalkan Balasan