Merangin, Forumnusantaranews.com-
Gemuruh takbir dan tabuhan marawis pecah di Desa Bukit Batu.Ribuan warga memadati sepanjang jalan menyaksikan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an Hadits MTQH ke-52 tingkat Kabupaten Merangin, Sabtu (18/7/2026).
Pawai yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Merangin A. Khafidh itu diikuti 24 kontingen dari seluruh kecamatan. Masing-masing kontingen menampilkan atraksi seni dan budaya islami dengan penuh semangat.
Tingginya animo masyarakat membuat arus lalu lintas Bangko–Kerinci sempat tersendat. Untuk menjaga kelancaran, panitia mengambil langkah cepat dengan membatasi waktu unjuk atraksi setiap kontingen.
“Setiap kontingen hanya diberikan waktu maksimal 2 menit di panggung utama. Ini agar arus lalu lintas tidak lumpuh total,” ujar panitia dari podium kehormatan.
Kebijakan itu tidak menyurutkan semangat peserta. Meski terbatas ruang, setiap kontingen tetap tampil kreatif dan dinamis sambil terus bergerak mengikuti rute.
Kemeriahan mencapai puncaknya saat Kontingen Pamenang Selatan melintas sebagai penutup.
Dengan iringan musik marawis yang rancak, mereka menyanyikan lagu perdamaian secara kompak. Sorakan penonton menggelegar hingga membuat Wabup A. Khafidh ikut bernyanyi dari panggung kehormatan.
Momen itu membuat suasana Desa Bukit Batu paling bergemuruh sepanjang pawai.
Usai melepas seluruh rombongan, Wabup A. Khafidh menyampaikan apresiasi.
“Alhamdulillah, meskipun sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas, secara umum semua bisa diatasi dengan baik. Terima kasih kepada panitia, kontingen, dan petugas keamanan yang telah bekerja maksimal sehingga pawai berjalan tertib,” ujarnya.
Rangkaian pembukaan MTQH ke-52 masih berlanjut. Setelah Pawai Ta’aruf, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan stan bazar dan UMKM, pelantikan Dewan Hakim, hingga puncak acara resepsi pembukaan resmi oleh Bupati Merangin H. M. Syukur pada Sabtu malam.
Pemkab Merangin berharap MTQH ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga syiar Al-Qur’an dan Hadits yang menguatkan nilai keagamaan serta menggerakkan ekonomi masyarakat di Bumi Tali Undang Tambang Teliti. (Tat/Nic)
Gemuruh takbir dan tabuhan marawis pecah di Desa Bukit Batu.Ribuan warga memadati sepanjang jalan menyaksikan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an Hadits MTQH ke-52 tingkat Kabupaten Merangin, Sabtu (18/7/2026).
Pawai yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Merangin A. Khafidh itu diikuti 24 kontingen dari seluruh kecamatan. Masing-masing kontingen menampilkan atraksi seni dan budaya islami dengan penuh semangat.
Tingginya animo masyarakat membuat arus lalu lintas Bangko–Kerinci sempat tersendat. Untuk menjaga kelancaran, panitia mengambil langkah cepat dengan membatasi waktu unjuk atraksi setiap kontingen.
“Setiap kontingen hanya diberikan waktu maksimal 2 menit di panggung utama. Ini agar arus lalu lintas tidak lumpuh total,” ujar panitia dari podium kehormatan.
Kebijakan itu tidak menyurutkan semangat peserta. Meski terbatas ruang, setiap kontingen tetap tampil kreatif dan dinamis sambil terus bergerak mengikuti rute.
Kemeriahan mencapai puncaknya saat Kontingen Pamenang Selatan melintas sebagai penutup.
Dengan iringan musik marawis yang rancak, mereka menyanyikan lagu perdamaian secara kompak. Sorakan penonton menggelegar hingga membuat Wabup A. Khafidh ikut bernyanyi dari panggung kehormatan.
Momen itu membuat suasana Desa Bukit Batu paling bergemuruh sepanjang pawai.
Usai melepas seluruh rombongan, Wabup A. Khafidh menyampaikan apresiasi.
“Alhamdulillah, meskipun sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas, secara umum semua bisa diatasi dengan baik. Terima kasih kepada panitia, kontingen, dan petugas keamanan yang telah bekerja maksimal sehingga pawai berjalan tertib,” ujarnya.
Rangkaian pembukaan MTQH ke-52 masih berlanjut. Setelah Pawai Ta’aruf, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan stan bazar dan UMKM, pelantikan Dewan Hakim, hingga puncak acara resepsi pembukaan resmi oleh Bupati Merangin H. M. Syukur pada Sabtu malam.
Pemkab Merangin berharap MTQH ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga syiar Al-Qur’an dan Hadits yang menguatkan nilai keagamaan serta menggerakkan ekonomi masyarakat di Bumi Tali Undang Tambang Teliti. (Tat/Nic)
Tinggalkan Balasan