NGAWI.FN.Pembagian paket sembako gratis yang disalurkan berasal dari hasil dana bergulir masyarakat simpan pinjam perempuan (SPP) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) merupakan wujud nyata dari Sisa Hasil Usaha (SHU) atau surplus keuntungan untuk diberikan kembali kepada masyarakat. Program ini secara rutin dilaksanakan guna membantu dan mengurangi beban masyarakat,seperti yang dilakukan Bumdesma DAPM kecamatan Ngawi kabupaten Ngawi. Kegiatan pembagian dan penyaluran bantuan paket sembako oleh para pelaku Bumdesma DAPM wilayah kecamatan Ngawi, langsung disalurkan di 12 desa dan 4 kelurahan serentak dilaksanakan pada Hari Rabo 20/5/2025.
Direktur Bumdesma DAPM kecamatan Ngawi,Shervamaris menjelaskan kegiatan bantuan sosial pembagian dan penyaluran paket sembako dilakukan Bumdesma DAPM kecamatan Ngawi merupakan program tiap 2 tahun diperuntukan bagi kelompok simpan pinjam perempuan (SPP) terbaik di 12 desa dan 4 kelurahan khusus wilayah kecamatan Ngawi,dengan total jumlah 500 paket sembako terdiri dari beras 3 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg dan 5 mei instan dana diambilkan dari anggaran yang bersumber sisa hasil usaha (SHU) atau surplus keuntungan TA 2025 dilaksanakan tahun 2026.
Selanjutnya Sutrisno selaku Pengawas Bumdesma DAPM kecamatan Ngawi mengatakan selain bansos juga ada program lain yaitu bedah rumah, pemberian kepada anak yatim, tanggap bencana, subuh bergerak, santunan kematian yang sudah disalurkan kepada kelompok SPP yang berada di Desa Jururejo, semua kegiatan program yang dilaksanakan tahun 2026 hasil Musyawarah Antar Desa (MAD) TA 2025 keputusan Bersama terkait pengelolaan keuangan secara tranparansi sesuai regulasi .
Kegiatan program pembagian dan penyaluran peket sembako ini menjadi bukti bahwa hasil pengelolaan keuangan Bumdesma DAPM kecamatan Ngawi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat didesa dan kelurahan. (adf)
Tinggalkan Balasan