Sarolangun, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus memperkuat peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai ujung tombak pendampingan petani. Penguatan dilakukan melalui Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis PPL se-Kabupaten Sarolangun yang digelar bersama Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun ini dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun, H. Hurmin Forum tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menyamakan arah program penyuluhan dan meningkatkan kompetensi tenaga pendamping di lapangan.
Penyuluh Jadi Penghubung Kebijakan dan Petani Dalam sambutannya, Bupati H. Hurmin menegaskan bahwa penyuluh memiliki peran vital dalam keberhasilan pembangunan pertanian.
“Penyuluh tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada petani. Lebih dari itu, penyuluh harus mampu menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah, inovasi teknologi, dan kebutuhan masyarakat tani di lapangan,” kata Hurmin.
Ia juga mengapresiasi BRMP Provinsi Jambidan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kerja sama lintas instansi sangat dibutuhkan agar program pertanian di Sarolangun berjalan terintegrasi dan tidak parsial.
“Penyuluh harus terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan kemampuan dalam mendampingi petani,” tegas Bupati.
Peningkatan kompetensi PPL dinilai mendesak seiring perkembangan teknologi pertanian. Penyuluh dituntut memahami metode budidaya baru, inovasi sarana produksi, serta cara adaptasi terhadap perubahan iklim.
Kolaborasi Pemkab Sarolangun dengan BRMP Jambi tidak berhenti pada pelatihan. Pemerintah menargetkan tindak lanjut berupa penerapan teknologi pertanian modern langsung di tingkat petani. Harapannya, produktivitas komoditas meningkat dan berimbas pada pendapatan serta kesejahteraan petani.
Bagi Pemkab Sarolangun, penguatan SDM penyuluh adalah kunci menghadapi tantangan pertanian ke depan. Penyuluh yang kompeten diharapkan mampu memberikan solusi cepat dan tepat untuk persoalan di wilayah binaannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Dulmuin, S.P, Kepala Dinas Ketahanan Pangan EFPRIANTO, S.Pd., M.Pd, serta Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar. Perwakilan Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu juga mengikuti kegiatan.
Pemerintah daerah mendorong agar penyuluh semakin aktif mengawal penerapan inovasi di lapangan. Dengan begitu, modernisasi pertanian tidak hanya menjadi program di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tani.
Pemkab Sarolangun berharap sinergi dengan BRMP Provinsi Jambi dapat terus diperkuat untuk mewujudkan sektor pertanian yang produktif, adaptif, dan berdaya saing.(*)


Tinggalkan Balasan