Gambar ilustrasi
forumnusantaranews.com- Kabar yang selama ini hanya menjadi bahan perbincangan masyarakat akhirnya terjawab. Dua kepala desa di Kabupaten Purwakarta yang sebelumnya dikabarkan memiliki hubungan dekat, kini secara terang-terangan melangsungkan pernikahan.
Pernikahan antara Nunung, Kepala Desa Pusakamulya, dan Mulyana, Kepala Desa Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, sontak menjadi perbincangan hangat masyarakat. Pasalnya, sebelum resmi menikah, keduanya sempat membantah adanya hubungan spesial yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut keterangan warga setempat, acara yang digelar di Kampung Cikubang RT 04, tepat di belakang kantor desa, awalnya diinformasikan sebagai peresmian rumah baru. Bahkan sejumlah ibu-ibu pengajian yang hadir mengaku tidak mengetahui bahwa agenda sebenarnya adalah prosesi pernikahan kedua kepala desa tersebut.
“Awalnya kami tahunya mau ada peresmian rumah baru. Ternyata setelah sampai lokasi, justru menyaksikan akad nikah Bu Nunung dan Pak Mulyana, bahkan ada beberapa ibu pengajian langsung pulang mungkin karena merasa di tipu,”ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa 2 Juni 2026.
Dalam akad tersebut, Mulyana diketahui menyerahkan mahar berupa uang tunai sebesar Rp20 juta yang dikemas dalam buket berbentuk bunga serta emas 10 gram.
Yang membuat publik semakin terkejut, sebelum pernikahan berlangsung, kedua kepala desa itu disebut-sebut beberapa kali membantah isu kedekatan mereka. Bahkan, menurut informasi yang beredar, keduanya sempat menemui Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, untuk memberikan klarifikasi terkait hubungan mereka.
Di hadapan orang nomor satu di Purwakarta tersebut, keduanya juga disebut membantah adanya hubungan spesial. Namun, pernikahan yang akhirnya digelar secara terbuka itu membuat banyak pihak kaget, mulai dari masyarakat hingga jajaran pemerintahan desa.
“Kalau akhirnya menikah tentu kami ikut mendoakan yang terbaik. Tapi memang banyak yang merasa seperti kena prank karena sebelumnya hubungan mereka selalu dibantah,” ungkapnya.
Sementara itu, Mulyana, selaku Kepala Desa Garoggek saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selular membenarkan adanya pernikahan tersebut.
“Iya, sudah seminggu yang lalu,” jawabnya kepada awak media.
Pernikahan dua kepala desa ini pun langsung menjadi buah bibir di berbagai kalangan. Kini, apakah dengan sikap kedua kades tersebut masyarakat masih akan percaya dengan kepemimpinan nya?
Tinggalkan Balasan