YOGYAKARTA – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka Pusat Kajian dan Olahraga Berkuda atau yang lebih dikenal dengan Sekolah Berkuda. Fasilitas ini berada di dalam area kampus UGM dan memiliki fungsi yang tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Pusat berkuda ini dirancang sebagai wadah yang mengintegrasikan penelitian, pelatihan, hingga layanan olahraga berkuda. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan ilmu peternakan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fapet UGM dan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jawa Tengah. Acara ini berlangsung pada Jumat (24/7) dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Dekan Fapet UGM Budi Guntoro dan Ketua PORDASI Jawa Tengah Danang Eko Yulianto. Budi Guntoro menjelaskan bahwa hadirnya Sekolah Berkuda merupakan bagian dari inovasi dan pengembangan kurikulum pembelajaran di Fapet UGM.
“Kami ingin menawarkan model pengelolaan sekolah berkuda yang bisa direplikasi oleh masyarakat sebagai standar pengembangan olahraga berkuda di Indonesia,” ujarnya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM Arief Setiawan Budi Nugroho. Ia menilai Fapet UGM berhasil menciptakan pusat kajian yang seimbang, tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu peternakan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kehadiran Sekolah Berkuda di tengah kota Yogyakarta memberikan aksesibilitas yang mudah bagi warga setempat. Selain menjadi sarana olahraga dan pelatihan umum, fasilitas ini juga memiliki misi sosial yang langsung berdampak pada masyarakat.
Kepala Pusat Pengembangan Ternak Fapet UGM Tian Jihadhan Wankar menegaskan bahwa arena ini dirancang khusus untuk memfasilitasi program terapi berkuda (hippotherapy). Hal ini menunjukkan bahwa Sekolah Berkuda tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga memiliki kontribusi dalam bidang kesehatan dan rehabilitasi.
Rangkaian acara peresmian ditutup dengan penampilan parade serta pengenalan koleksi kuda milik Fapet UGM yang akan digunakan dalam berbagai program latihan. Acara ini menunjukkan komitmen Fapet UGM dalam mengembangkan olahraga berkuda sebagai bagian dari pendidikan dan pelayanan masyarakat.
Tinggalkan Balasan