Jambi Forumnusantaranews.com –
Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., berharap Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan atau IKAPTK Provinsi Jambi aktif memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Harapan itu disampaikan saat membuka Kongres IKAPTK Provinsi Jambi untuk Pemilihan Ketua Periode 2022-2027 di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (16/6/2022).
Menurut Wagub, IKAPTK memiliki peran strategis karena anggotanya adalah alumni lembaga kepamongprajaan yang selama ini bekerja di lini pemerintahan.
“IKAPTK Provinsi Jambi harus turut memberikan gagasan kreatif dan konstruktif dalam proses pembangunan Provinsi Jambi, khususnya dalam tata kelola pemerintahan. IKAPTK harus menjadi pelopor dalam melakukan berbagai inovasi pada tata kelola pemerintahan untuk kemajuan Provinsi Jambi ke depan,” ujar Sani.
Ia mengapresiasi peran para alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang selama ini telah bekerja dan berkarya membangun daerah. IKAPTK sebagai wadah, kata Sani, harus memperkuat kontribusi itu.
Wagub menekankan, pemerintah terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di semua sektor. Untuk itu, alumni kepamongprajaan yang bertugas di pemerintahan dituntut meningkatkan kinerja.
“Alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang bekerja dalam pemerintahan harus mampu meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik dengan meningkatkan kualitas diri, baik kompetensi skill, knowledge, attitude, dan kompetensi manajerial,” katanya.
Sani juga mengingatkan aparatur memahami core values dan employer branding ASN. Nilai dasar itu harus diterapkan dalam setiap pekerjaan sebagai bagian penguatan budaya kerja dan strategi akselerasi transformasi SDM aparatur dalam mendukung Reformasi Birokrasi.
Pada kongres ini, Sani berharap terpilih ketua yang mampu memimpin IKAPTK Provinsi Jambi lebih baik. IKAPTK diharapkan menjadi wadah silaturahmi, saling asih asah asuh, dan tempat menghimpun gagasan cerdas sebagai masukan penyusunan program pembangunan.
Wakil Ketua Pusat IKAPTK Idham Kholik menjelaskan, IKAPTK adalah wadah membina ASN yang memiliki kapasitas kepamongprajaan di pemerintahan pusat maupun daerah.
“Organisasi ini forum komunikasi alumni Sekolah Pamong Praja meliputi Kursus Dinas C, APDN, STPDN, IIP, dan IPDN. Melalui wadah ini, para alumni yang dikenal sebagai Purna Praja diharapkan membangun sinergi dengan sumber daya lain di pemerintahan,” kata Idham Kholik.
Ia berpesan agar Purna Praja mengesampingkan egoisme dan eksklusivisme. Dengan begitu mereka bisa menempatkan diri dengan baik di mana pun bertugas dan membantu pemerintah dalam pembangunan.
Kongres ini menjadi momentum IKAPTK Jambi memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan birokrasi yang inovatif, profesional, dan berorientasi pelayanan.(Nic/Tat)
Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., berharap Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan atau IKAPTK Provinsi Jambi aktif memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Harapan itu disampaikan saat membuka Kongres IKAPTK Provinsi Jambi untuk Pemilihan Ketua Periode 2022-2027 di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (16/6/2022).
Menurut Wagub, IKAPTK memiliki peran strategis karena anggotanya adalah alumni lembaga kepamongprajaan yang selama ini bekerja di lini pemerintahan.
“IKAPTK Provinsi Jambi harus turut memberikan gagasan kreatif dan konstruktif dalam proses pembangunan Provinsi Jambi, khususnya dalam tata kelola pemerintahan. IKAPTK harus menjadi pelopor dalam melakukan berbagai inovasi pada tata kelola pemerintahan untuk kemajuan Provinsi Jambi ke depan,” ujar Sani.
Ia mengapresiasi peran para alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang selama ini telah bekerja dan berkarya membangun daerah. IKAPTK sebagai wadah, kata Sani, harus memperkuat kontribusi itu.
Wagub menekankan, pemerintah terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di semua sektor. Untuk itu, alumni kepamongprajaan yang bertugas di pemerintahan dituntut meningkatkan kinerja.
“Alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang bekerja dalam pemerintahan harus mampu meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik dengan meningkatkan kualitas diri, baik kompetensi skill, knowledge, attitude, dan kompetensi manajerial,” katanya.
Sani juga mengingatkan aparatur memahami core values dan employer branding ASN. Nilai dasar itu harus diterapkan dalam setiap pekerjaan sebagai bagian penguatan budaya kerja dan strategi akselerasi transformasi SDM aparatur dalam mendukung Reformasi Birokrasi.
Pada kongres ini, Sani berharap terpilih ketua yang mampu memimpin IKAPTK Provinsi Jambi lebih baik. IKAPTK diharapkan menjadi wadah silaturahmi, saling asih asah asuh, dan tempat menghimpun gagasan cerdas sebagai masukan penyusunan program pembangunan.
Wakil Ketua Pusat IKAPTK Idham Kholik menjelaskan, IKAPTK adalah wadah membina ASN yang memiliki kapasitas kepamongprajaan di pemerintahan pusat maupun daerah.
“Organisasi ini forum komunikasi alumni Sekolah Pamong Praja meliputi Kursus Dinas C, APDN, STPDN, IIP, dan IPDN. Melalui wadah ini, para alumni yang dikenal sebagai Purna Praja diharapkan membangun sinergi dengan sumber daya lain di pemerintahan,” kata Idham Kholik.
Ia berpesan agar Purna Praja mengesampingkan egoisme dan eksklusivisme. Dengan begitu mereka bisa menempatkan diri dengan baik di mana pun bertugas dan membantu pemerintah dalam pembangunan.
Kongres ini menjadi momentum IKAPTK Jambi memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan birokrasi yang inovatif, profesional, dan berorientasi pelayanan.(Nic/Tat)
Tinggalkan Balasan