Jambi, Forumnusantaranews.com-
Program unggulan Kampung Bahagia periode pertama tahun 2026 resmi menuntaskan pelaksanaannya. Persentase keberhasilan tercatat mencapai 100 persen di 797 RT se-Kota Jambi.
Hal itu disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., usai kegiatan serah terima manfaat program Kampung Bahagia di RT 01 dan RT 04, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Minggu (12/7/2026).
Wali Kota Maulana menyebutkan realisasi tahap I dari aspek keuangan sudah 100 persen tersalurkan. Saat ini proses hanya tinggal serah terima manfaat kepada masyarakat.
“Juknis terakhir untuk serah terima manfaat kepada masyarakat. Karena masyarakat harus tahu ini milik mereka, berjalan dari hasil keringat dan gotong royong mereka, hanya dana dan stimulus dari pemerintah,” ujar Maulana.
Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menyukseskan program berbasis RT ini. Menurutnya, Kampung Bahagia telah banyak mewujudkan mimpi masyarakat di wilayah yang selama ini belum merasakan pemerataan pembangunan.
“Indahnya Kampung Bahagia ini adalah momen kebersamaan melalui semangat gotong royong dari masyarakat untuk mewujudkan pembangunan sesuai kebutuhan wilayah,” ucap Maulana.
Setelah sukses tahap I, Pemkot Jambi akan segera memulai tahap II.
“Hari Selasa mendatang saya akan sosialisasi tahap II dan harus dipercepat. Bulan Juli ini sudah mulai rembuk warga, karena dari segi waktu tidak ada kendala. Paling lambat bulan September sudah dilakukan pengerjaan atau gotong royong dan bulan Oktober sudah bisa serah terima, karena bulan November-Desember sudah masuk tahap laporan,” sebutnya.
Wali Kota mengungkapkan, di tahap I ini Pemkot Jambi telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp68 miliar untuk seluruh RT pelaksana.
“Program ini tidak hanya mewujudkan pemerataan pembangunan, melainkan juga berdampak pada sektor ekonomi, melalui uang yang beredar di tengah masyarakat lewat pembelanjaan yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Pokja Bahagia,” ungkapnya.
Keberhasilan ini juga didukung partisipasi swadaya masyarakat yang luar biasa.
Ketua RT 01 Kenali Besar, Suyadi, mengapresiasi Pemkot Jambi yang memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat mengelola anggaran.
“Atas nama keluarga besar RT 01, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami mengelola anggaran,” ucapnya.
Ia menyebut, melalui Kampung Bahagia kebutuhan masyarakat di tingkat RT bisa langsung dijawab tanpa proses usulan dan negosiasi panjang.
“Program ini mewujudkan mimpi masyarakat terhadap pembangunan yang selama ini belum tersentuh. Program ini memberikan kesempatan bagi kami merencanakan sendiri pembangunan melalui rembuk warga,” tegasnya.
Realisasi di RT 01 bahkan mencapai lebih dari 100 persen. Ada tambahan anggaran Rp34 juta dari swadaya masyarakat.
“Pendapatan di wilayah kami ada 4. Yakni pengadaan CCTV, pembuatan pembatas antara shaf perempuan dan laki-laki di Masjid, Drainase 172 meter dan 4 meter drainase tertutup,” sebutnya.
“Kami berharap program ini dapat terus digulirkan untuk Kota Jambi yang lebih baik dan bahagia,” pungkas Suyadi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Alam Barajo Andika Wahyu Ramadhanuz, Lurah Kenali Besar Agus Budiyanto, sejumlah Kepala OPD Pemkot Jambi, serta Forum Ketua RT se-Kecamatan Alam Barajo.(Nic/Tat)
Program unggulan Kampung Bahagia periode pertama tahun 2026 resmi menuntaskan pelaksanaannya. Persentase keberhasilan tercatat mencapai 100 persen di 797 RT se-Kota Jambi.
Hal itu disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., usai kegiatan serah terima manfaat program Kampung Bahagia di RT 01 dan RT 04, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Minggu (12/7/2026).
Wali Kota Maulana menyebutkan realisasi tahap I dari aspek keuangan sudah 100 persen tersalurkan. Saat ini proses hanya tinggal serah terima manfaat kepada masyarakat.
“Juknis terakhir untuk serah terima manfaat kepada masyarakat. Karena masyarakat harus tahu ini milik mereka, berjalan dari hasil keringat dan gotong royong mereka, hanya dana dan stimulus dari pemerintah,” ujar Maulana.
Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menyukseskan program berbasis RT ini. Menurutnya, Kampung Bahagia telah banyak mewujudkan mimpi masyarakat di wilayah yang selama ini belum merasakan pemerataan pembangunan.
“Indahnya Kampung Bahagia ini adalah momen kebersamaan melalui semangat gotong royong dari masyarakat untuk mewujudkan pembangunan sesuai kebutuhan wilayah,” ucap Maulana.
Setelah sukses tahap I, Pemkot Jambi akan segera memulai tahap II.
“Hari Selasa mendatang saya akan sosialisasi tahap II dan harus dipercepat. Bulan Juli ini sudah mulai rembuk warga, karena dari segi waktu tidak ada kendala. Paling lambat bulan September sudah dilakukan pengerjaan atau gotong royong dan bulan Oktober sudah bisa serah terima, karena bulan November-Desember sudah masuk tahap laporan,” sebutnya.
Wali Kota mengungkapkan, di tahap I ini Pemkot Jambi telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp68 miliar untuk seluruh RT pelaksana.
“Program ini tidak hanya mewujudkan pemerataan pembangunan, melainkan juga berdampak pada sektor ekonomi, melalui uang yang beredar di tengah masyarakat lewat pembelanjaan yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Pokja Bahagia,” ungkapnya.
Keberhasilan ini juga didukung partisipasi swadaya masyarakat yang luar biasa.
Ketua RT 01 Kenali Besar, Suyadi, mengapresiasi Pemkot Jambi yang memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat mengelola anggaran.
“Atas nama keluarga besar RT 01, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami mengelola anggaran,” ucapnya.
Ia menyebut, melalui Kampung Bahagia kebutuhan masyarakat di tingkat RT bisa langsung dijawab tanpa proses usulan dan negosiasi panjang.
“Program ini mewujudkan mimpi masyarakat terhadap pembangunan yang selama ini belum tersentuh. Program ini memberikan kesempatan bagi kami merencanakan sendiri pembangunan melalui rembuk warga,” tegasnya.
Realisasi di RT 01 bahkan mencapai lebih dari 100 persen. Ada tambahan anggaran Rp34 juta dari swadaya masyarakat.
“Pendapatan di wilayah kami ada 4. Yakni pengadaan CCTV, pembuatan pembatas antara shaf perempuan dan laki-laki di Masjid, Drainase 172 meter dan 4 meter drainase tertutup,” sebutnya.
“Kami berharap program ini dapat terus digulirkan untuk Kota Jambi yang lebih baik dan bahagia,” pungkas Suyadi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Alam Barajo Andika Wahyu Ramadhanuz, Lurah Kenali Besar Agus Budiyanto, sejumlah Kepala OPD Pemkot Jambi, serta Forum Ketua RT se-Kecamatan Alam Barajo.(Nic/Tat)
Tinggalkan Balasan