Tanjabtim, Forumnusantaranews.com-
Aktivitas warga dan pengangkutan hasil perkebunan di Kecamatan Geragai kini tidak lagi terhambat jalan rusak. SKK Migas bersama PetroChina International Jabung Ltd telah menyelesaikan pembangunan jalan rigid beton yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Kelurahan Pandan Jaya.
Proyek melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat PPM ini menghubungkan Simpang 4 Blok D dengan Kantor Camat Geragai. Berdasarkan keterangan resmi PetroChina Jabung Ltd yang diterima Rabu (15/7/2026), pembangunan sepanjang 1.960 meter dengan lebar tujuh meter itu telah rampung sejak 2023.
Dahulu ruas jalan ini menjadi momok bagi pengendara. Kondisi badan jalan dipenuhi lubang besar di berbagai titik. Saat musim hujan, air menggenang menutupi lubang sehingga pengendara tidak bisa membedakan mana jalan dan mana kubangan. Risiko kecelakaan pun meningkat.
Di musim kemarau, masalah lain muncul. Debu tebal beterbangan setiap kali kendaraan melintas, mengganggu pernapasan warga dan aktivitas harian.
Kondisi ini sangat menghambat mobilitas kendaraan pengangkut kelapa sawit. Truk-truk pengangkut hasil panen terpaksa berjalan pelan dan kerap kesulitan melintas.
Kini situasinya berbeda. Jalan rigid beton yang dibangun PetroChina telah mengubah wajah ruas tersebut menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran distribusi ekonomi warga.
Lurah Pandan Jaya, Firdaus menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PetroChina. Baginya, jalan ini memiliki peran vital karena menjadi akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan pusat pemerintahan Kecamatan Geragai.
“Kami bersyukur pembangunan jalan ini dapat terlaksana. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga setiap hari,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari warga. Sutrisno, salah seorang petani di Pandan Jaya, menceritakan sulitnya melintas di jalan tersebut sebelum dibeton.
“Dulu lubangnya besar-besar. Kalau hujan air menggenang sampai sulit diketahui mana lubang dan mana badan jalan. Mobil pengangkut sawit harus berjalan pelan, bahkan kadang kesulitan melintas. Saat kemarau, debunya juga sangat tebal. Sekarang masyarakat senang karena jalannya sudah dibeton sehingga lebih aman dan nyaman dilalui,” katanya.
Camat Geragai, Iduar Aidi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd. yang telah berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Dia menegaskan peran dunia usaha sangat penting untuk mempercepat pembangunan di Tanjung Jabung Timur.
“Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah. Kami berharap pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan secara bertahap sehingga akses di wilayah Geragai semakin baik dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.
Iduar juga berharap program infrastruktur serupa dapat terus berlanjut. Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi hasil perkebunan masyarakat akan semakin lancar dan aktivitas perekonomian diprediksi terus meningkat.
Melalui program ini, PetroChina International Jabung Ltd. bersama SKK Migas menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah operasi, khususnya dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.(***)
Aktivitas warga dan pengangkutan hasil perkebunan di Kecamatan Geragai kini tidak lagi terhambat jalan rusak. SKK Migas bersama PetroChina International Jabung Ltd telah menyelesaikan pembangunan jalan rigid beton yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Kelurahan Pandan Jaya.
Proyek melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat PPM ini menghubungkan Simpang 4 Blok D dengan Kantor Camat Geragai. Berdasarkan keterangan resmi PetroChina Jabung Ltd yang diterima Rabu (15/7/2026), pembangunan sepanjang 1.960 meter dengan lebar tujuh meter itu telah rampung sejak 2023.
Dahulu ruas jalan ini menjadi momok bagi pengendara. Kondisi badan jalan dipenuhi lubang besar di berbagai titik. Saat musim hujan, air menggenang menutupi lubang sehingga pengendara tidak bisa membedakan mana jalan dan mana kubangan. Risiko kecelakaan pun meningkat.
Di musim kemarau, masalah lain muncul. Debu tebal beterbangan setiap kali kendaraan melintas, mengganggu pernapasan warga dan aktivitas harian.
Kondisi ini sangat menghambat mobilitas kendaraan pengangkut kelapa sawit. Truk-truk pengangkut hasil panen terpaksa berjalan pelan dan kerap kesulitan melintas.
Kini situasinya berbeda. Jalan rigid beton yang dibangun PetroChina telah mengubah wajah ruas tersebut menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran distribusi ekonomi warga.
Lurah Pandan Jaya, Firdaus menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PetroChina. Baginya, jalan ini memiliki peran vital karena menjadi akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan pusat pemerintahan Kecamatan Geragai.
“Kami bersyukur pembangunan jalan ini dapat terlaksana. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga setiap hari,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari warga. Sutrisno, salah seorang petani di Pandan Jaya, menceritakan sulitnya melintas di jalan tersebut sebelum dibeton.
“Dulu lubangnya besar-besar. Kalau hujan air menggenang sampai sulit diketahui mana lubang dan mana badan jalan. Mobil pengangkut sawit harus berjalan pelan, bahkan kadang kesulitan melintas. Saat kemarau, debunya juga sangat tebal. Sekarang masyarakat senang karena jalannya sudah dibeton sehingga lebih aman dan nyaman dilalui,” katanya.
Camat Geragai, Iduar Aidi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd. yang telah berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Dia menegaskan peran dunia usaha sangat penting untuk mempercepat pembangunan di Tanjung Jabung Timur.
“Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah. Kami berharap pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan secara bertahap sehingga akses di wilayah Geragai semakin baik dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.
Iduar juga berharap program infrastruktur serupa dapat terus berlanjut. Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi hasil perkebunan masyarakat akan semakin lancar dan aktivitas perekonomian diprediksi terus meningkat.
Melalui program ini, PetroChina International Jabung Ltd. bersama SKK Migas menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah operasi, khususnya dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.(***)
Tinggalkan Balasan