Angkasa Pura Bantu Perangkat Karhutla untuk MPA di Empat Desa Kubu Raya

Perkuat Pencegahan Karhutla, PT Angkasa Pura Berikan Bantuan ke Masyarakat Peduli Api

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio melakukan berbagai langkah untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan penyangga bandara. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan peralatan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di empat desa binaan. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran.

Bantuan yang diberikan mencakup berbagai jenis peralatan pemadam kebakaran. Mesin pemadam kebakaran diserahkan kepada MPA di Desa Limbung, Desa Arang Limbung, Desa Kuala Dua, dan Desa Teluk Kapuas. Selain itu, masing-masing desa juga menerima 10 pasang sepatu boots pelindung dan 10 set seragam operasional bagi anggota MPA. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan MPA dalam menghadapi kejadian karhutla.

Khusus untuk Desa Limbung, PT Angkasa Pura Indonesia memberikan tambahan bantuan berupa mesin sedot lumpur. Alat ini diharapkan dapat mempermudah akses air saat proses pemadaman kebakaran berlangsung. Dengan adanya mesin tersebut, proses pemadaman akan lebih efektif dan cepat, sehingga risiko kebakaran bisa diminimalisir.

Program TJSL yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura Indonesia tidak hanya fokus pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga mencakup edukasi dan pelatihan bagi masyarakat. Melalui program ini, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menghadapi ancaman karhutla. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

Selain bantuan peralatan, PT Angkasa Pura Indonesia juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga lainnya dalam upaya pencegahan karhutla. Kerja sama ini melibatkan berbagai pihak, termasuk para tokoh masyarakat, petugas pemadam kebakaran, dan organisasi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, harapan besar dipegang bahwa kejadian karhutla dapat diminimalisir dan lingkungan sekitar bandara tetap aman.

Pembagian bantuan ini juga menjadi bentuk apresiasi perusahaan terhadap peran aktif MPA dalam menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan. MPA diharapkan menjadi mitra strategis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Dengan dukungan peralatan dan sumber daya yang memadai, MPA akan lebih mampu menjalankan tugasnya secara efektif dan profesional.

Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat, PT Angkasa Pura Indonesia terus berupaya untuk menjalankan program TJSL dengan berbagai bentuk kegiatan yang berdampak positif. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar bandara. Dengan kerja sama yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kondisi lingkungan akan semakin stabil dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *