PT Gajah Tunggal Tbk telah mempersiapkan peluncuran ban terbaru mereka yang diberi nama GitiXcursion RT. Ban ini akan diperkenalkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Sebelum resmi diluncurkan, sejumlah jurnalis otomotif berkesempatan mencoba langsung kemampuan ban tersebut di Proving Ground PT Gajah Tunggal, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (23/7/2026).
Untuk menguji performa ban, disediakan berbagai jenis jalur seperti jalan aspal, pasir, tanah, bebatuan, tanjakan, lumpur, hingga area rawa. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa GitiXcursion RT mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi medan.
Department Head R&D Research & Simulation PT Gajah Tunggal Tbk, Widi Yansen, menjelaskan bahwa GitiXcursion RT dikembangkan sebagai ban rugged-terrain yang cocok digunakan untuk SUV premium dan pikap double cabin. Ban ini dirancang agar tetap nyaman digunakan dalam penggunaan harian, namun tetap memiliki kemampuan saat melintasi medan off-road.
“Kami meluncurkan produk baru bernama GitiXcursion RT. Ban ini tangguh di berbagai medan baik off-road maupun jalan raya. Desain sidewall dibuat lebih agresif, sementara pengendara tetap bisa merasakan stabilitas dan kenyamanan saat berkendara,” ujar Widi Yansen di Karawang, Kamis (23/7/2026).

Widi menambahkan bahwa desain sidewall yang agresif tidak hanya memberikan tampilan lebih gagah, tetapi juga meningkatkan ketahanan ban ketika digunakan di jalur berbatu maupun medan ekstrem.
Sebelum dipasarkan, GitiXcursion RT telah melewati serangkaian pengujian internal di berbagai kondisi jalan. Pengujian dilakukan di lintasan aspal kering, jalan basah, beton, tanah, hingga area berbatu untuk mengevaluasi kemampuan pengereman, pengendalian, serta kenyamanan berkendara. Dari hasil pengujian tersebut, Giti mengklaim bahwa GitiXcursion RT tetap mampu menghadirkan tingkat kebisingan yang rendah meski mengusung karakter ban all-terrain.
Selama sesi pengujian, para peserta mencoba langsung kemampuan ban tersebut. Pada sesi off-road, peserta diajak mengelilingi area proving ground seluas sekitar 65 hektare dengan berbagai rintangan yang menyerupai kondisi medan sebenarnya. Mulai dari jalur berlumpur, tanjakan curam, jalan berbatu hingga melintasi area rawa berhasil dilewati tanpa kendala. Traksi ban terasa konsisten sehingga kendaraan tetap stabil meski melewati permukaan licin.
Sementara itu, saat memasuki lintasan aspal, karakter ban berubah cukup signifikan. Suara dengung ban yang umumnya muncul pada ban berkarakter off-road terasa minim sehingga kabin tetap nyaman untuk penggunaan harian.
Pada tahap awal pemasaran, GitiXcursion RT akan tersedia dalam 12 pilihan ukuran untuk pelek 18 inci dan 20 inci. Ban ini dipersiapkan untuk berbagai model SUV ladder frame dan pikap double cabin yang populer di Indonesia, seperti Toyota Fortuner, Toyota Hilux, Mitsubishi Pajero Sport, Isuzu mu-X, Isuzu D-Max, Ford Everest, hingga Ford Ranger.
Harga ban ini belum diumumkan secara resmi, namun akan diungkapkan pada ajang GIIAS 2026 di ICE BSD, 30 Juli – 9 Agustus.
Tinggalkan Balasan