Berikut Daftar 10 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia Tahun 2026, Jawa Barat tidak termasuk 

Foto dari google

Forumnusantaranews.com- Peta kekuatan ekonomi Indonesia mulai bergeser. Jika selama ini Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, dikenal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, tahun 2026 justru menghadirkan kejutan besar. Jawa Barat tidak masuk dalam daftar 10 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Dominasi kini mulai berpindah ke wilayah timur Indonesia dan daerah berbasis hilirisasi sumber daya alam. Provinsi-provinsi seperti Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi Tengah melesat jauh berkat investasi industri pengolahan, pertambangan, ekspor komoditas, serta pembangunan infrastruktur yang masif.

Maluku Utara bahkan mencatat lonjakan pertumbuhan ekonomi fantastis mencapai 19,64 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi secara nasional, didorong kuat oleh industri hilirisasi nikel dan berkembangnya kawasan industri pengolahan mineral.

Sementara itu, Nusa Tenggara Barat menyusul di posisi kedua dengan pertumbuhan 13,64 persen, disusul Sulawesi Tengah 8,32 persen yang juga ditopang sektor pertambangan dan industri pengolahan.

Berikut daftar 10 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi tahun 2026:

1. Maluku Utara — 19,64 persen

2. Nusa Tenggara Barat — 13,64 persen

3. Sulawesi Tengah — 8,32 persen

4. Gorontalo — 7,68 persen

5. Kepulauan Riau — 7,04 persen

6. Sulawesi Selatan — 6,88 persen

7. Sulawesi Tenggara — 6,23 persen

8. Kalimantan Barat — 6,14 persen

9. Jawa Timur — 5,96 persen

10. Jawa Tengah — 5,89 persen

Tidak masuknya Jawa Barat dalam daftar ini menjadi sorotan tersendiri. Padahal, provinsi tersebut selama ini dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia dengan kontribusi besar terhadap ekonomi nasional.

Fenomena ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persaingan antar daerah dalam menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi semakin ketat.

Indonesia kini tidak lagi hanya bertumpu pada Pulau Jawa, tetapi mulai bergerak menuju pusat-pusat ekonomi baru di kawasan timur dan wilayah berbasis sumber daya alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *