Tebo, Forumnusantaranews.com-
Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau progres program Cetak Sawah Rakyat CSR di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan percepatan pembukaan lahan pertanian baru berjalan sesuai target, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Di lokasi, Danrem memantau langsung pekerjaan pembukaan lahan sawah baru yang dikerjakan menggunakan 2 unit ekskavator.
Dari target seluas 27,10 ha yang dikerjakan Gapoktan Tunas Jaya, hingga saat ini telah terealisasi pembukaan lahan 5,50 ha. Capaian hari ini saja mencapai 1,40 hektare.
Danrem juga menyempatkan berdialog santai dengan para petani, operator alat berat, Babinsa, Penyuluh Pertanian Lapangan PPL, dan perangkat desa. Ia mendengarkan kendala di lapangan dan memberi motivasi agar seluruh pihak terus semangat menyukseskan program.
Menurut Brigjen TNI Nyamin, Cetak Sawah Rakyat bukan hanya membuka lahan baru. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Program ini bukan sekadar membuka lahan baru, tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan. Karena itu, pekerjaan harus dilakukan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Secara keseluruhan, program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Tebo menargetkan pembukaan lahan seluas 173,43 ha yang dilaksanakan secara bertahap di sejumlah titik.
Melalui pendampingan TNI bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, seluruh target diharapkan selesai tepat waktu. Setelah itu lahan yang sudah dibuka bisa langsung dimanfaatkan masyarakat untuk menanam padi.
Danrem menegaskan, sinergi antara TNI, Gapoktan, PPL, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan agar program ini benar-benar berdampak pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Tebo.(*)
Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau progres program Cetak Sawah Rakyat CSR di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan percepatan pembukaan lahan pertanian baru berjalan sesuai target, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Di lokasi, Danrem memantau langsung pekerjaan pembukaan lahan sawah baru yang dikerjakan menggunakan 2 unit ekskavator.
Dari target seluas 27,10 ha yang dikerjakan Gapoktan Tunas Jaya, hingga saat ini telah terealisasi pembukaan lahan 5,50 ha. Capaian hari ini saja mencapai 1,40 hektare.
Danrem juga menyempatkan berdialog santai dengan para petani, operator alat berat, Babinsa, Penyuluh Pertanian Lapangan PPL, dan perangkat desa. Ia mendengarkan kendala di lapangan dan memberi motivasi agar seluruh pihak terus semangat menyukseskan program.
Menurut Brigjen TNI Nyamin, Cetak Sawah Rakyat bukan hanya membuka lahan baru. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Program ini bukan sekadar membuka lahan baru, tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan. Karena itu, pekerjaan harus dilakukan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Secara keseluruhan, program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Tebo menargetkan pembukaan lahan seluas 173,43 ha yang dilaksanakan secara bertahap di sejumlah titik.
Melalui pendampingan TNI bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, seluruh target diharapkan selesai tepat waktu. Setelah itu lahan yang sudah dibuka bisa langsung dimanfaatkan masyarakat untuk menanam padi.
Danrem menegaskan, sinergi antara TNI, Gapoktan, PPL, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan agar program ini benar-benar berdampak pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Tebo.(*)
Tinggalkan Balasan