Maros – forumnusantaranews.com –
Dosen bersama mahasiswa Program Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi Negara (MIAN) Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sabtu (18/7/2026).
Mengusung tema “Penguatan Pencegahan Pernikahan Anak di Bawah Umur, Optimalisasi Peran Administrasi Publik dan Ketahanan Keluarga”, kegiatan ini menjadi wadah sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan perkawinan usia dini serta penguatan ketahanan keluarga.
Kepala KUA Kecamatan Bantimurung, H. Mustafa, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Rektor UIT, Wakil Ketua Yayasan, Wakil Rektor, Asisten Direktur Pascasarjana, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa MIAN UIT.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami. Beberapa bulan lalu kami mendapat tantangan dari tim Kanwil Kementerian Agama agar kegiatan di KUA dapat menghadirkan kalangan akademisi. Alhamdulillah, hari ini yang hadir bukan hanya akademisi, tetapi langsung Rektor beserta jajaran pimpinan dan sivitas akademika Universitas Indonesia Timur. Atas nama KUA Kecamatan Bantimurung kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, serta mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan,” ujar H. Mustafa.
Rektor UIT, Dr. Abdul Rahman, S.Pt., S.E., M.M., M.Kes., mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan melaksanakan PKM di KUA Bantimurung sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
![]()
Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama UIT dengan Pemerintah Kabupaten Maros semakin kuat, terlebih banyak alumni UIT yang kini mengemban amanah sebagai pejabat di Kabupaten Maros, di antaranya Camat Bantimurung, Camat Moncongloe, Camat Maros, pejabat Kesbangpol Maros, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor memperkenalkan berbagai capaian akademik UIT. Menurutnya, Program Studi Magister Ilmu Administrasi Negara (MIAN) merupakan satu-satunya program studi magister administrasi negara di perguruan tinggi swasta wilayah LLDIKTI IX yang telah meraih predikat Akreditasi Unggul.
Rektor juga menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi terbaru tahun 2026 mengenai Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), UIT membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan melalui program RPL jenjang S1 maupun S2.
“Kami memiliki Program RPL. Bagi lulusan S1 yang ingin melanjutkan ke jenjang S2, masa studi dapat ditempuh lebih singkat, bahkan dapat diselesaikan sekitar satu tahun sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini UIT telah memiliki dua program studi magister dengan predikat Akreditasi Unggul, yakni Program Studi Magister Ilmu Administrasi Negara (MIAN) dan Program Studi Magister Kesehatan (M.Kes).
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Indonesia Timur, Aminuddin, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Kepala KUA Kecamatan Bantimurung beserta seluruh jajaran yang telah menerima rombongan UIT dengan penuh kehangatan.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Program Studi MIAN atas pelaksanaan PKM yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari implementasi program pemerintah sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Karena itu, mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah,” ujar Aminuddin.
Ketua Program Studi MIAN UIT, Dr. Nurmillah Ilyas, S.Sos., M.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa PKM merupakan salah satu mata kuliah wajib yang bertujuan mengintegrasikan teori dengan praktik di tengah masyarakat.
“Sebagai Ketua Program Studi, saya sangat bersyukur dan bangga atas terlaksananya PKM Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Mahasiswa telah mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Semoga ilmu yang disampaikan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga maupun masyarakat secara luas,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari kalangan mahasiswa, Yusita Indra Yanti, S.K.M., membawakan materi bertajuk “Penguatan Pencegahan Pernikahan pada Usia Dini di KUA Bantimurung.” Sementara itu, narasumber dari unsur dosen, Prof. Dr. H. Rusdin Nawi, M.Si., selaku Asisten Direktur I Pascasarjana UIT, menyampaikan materi mengenai “Pencegahan Pernikahan Usia Dini.”
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dosen dan mahasiswa Pascasarjana MIAN UIT juga menyerahkan paket sembako kepada masyarakat yang hadir. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Indonesia Timur dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun keluarga yang berkualitas dan masyarakat yang lebih sejahtera.
Tinggalkan Balasan