Fahri Lolos Menjadi Kepala Desa Saat Pilkades di Pananggungan

Silahkan bisa Share di :

Sumenep FN : Pemilihan Kepala Desa Pananggungan , Kec. Guluk Guluk, Kab. Sumenep   diselenggarakan atas dasar suara sepakat para tokoh masyarakat . Sebanyak 17 tokoh masyarakat desa tersebut diundang untuk menentukan kepala desa baru sebagai pengganti kepala desa yang baru saja berpulang ke Rahmatullah .

Alm. Muhammad , sebagai kepala desa di Desa Pananggungan selama dua priode . Dia bekerja dengan tekun, penuhi segala program di desanya. Menata dengan baik masyarakat untuk  berkehidupan selaras i’tikat kebiasaan masyarakat desa. Seluruh kegiatan yang dia lakukan selalu mendapat acungan jempol masyarakat desanya. Namun kalah umur, dia ketiban sakit kurang lebih dua tahun. Dari derita penyakit yang di emban selama dua tahun , membawa dia harus menerima panggilan Tuhan.

Akhirnya pupus kekuasaan menjabat Kades di Desa Panaggungan dan harus di PAW.

Kurang lebih 6 bulan dari meninggalnya, masyarakat Pananggungan serasa perlu ada orang yang harus menjabat menjadi kepala desa.

Dari kasat kusut para tokoh masyarakat desa, maka dilerai dua calon yang harus bertanding. Di antara calon telah dipercaya untuk bertanding di Pilkades tersebut tidak lain anak dari Alm. Muhammad, yaitu Fahri Ibnu Azis Jibran .

Fahri  pun menang di waktu Pilkades atas dasar suara mufakat tanpa poting . Dari jumlah 17 orang tokoh perwakilan masyarakat Pananggungan sepakat dengan penuh percaya, bahwa Fahri pantas menggantikan ayahnya.

Anak pertama dari Alm. Muhammad yang baru menginjak umur 27 tahun, harus jadi sesepuh desa.

” Ya, apa boleh buat, sudah dipercaya masyarakat. Dengan tulus hati saya terima kepercayaan dari masyarakat. Tentu amat penting  mendahulukan kepentingan masyarakat dari harus menolaknya, dan juga menjaga harkat dan martabat ayah untuk meneruskan segala program di desa selaras ketentuan telah menjadi ketetapan negara dari kian program yang ada, demi amanah negara untuk masyarakat desa Pananggungan dan juga supaya ayah lebih tenang di alam sana.” Ulas Fahri.

Fahri berkomitmen, bahwa dirinya yang masih muda akan bekerja dengan tekun, seirama dengan kegiatan derap pembangunan, demi untuk mengusung amanah masyarakat desa, sehingga desa Pananggungan kian hari kian bertambah kemakmuran dari deru kegiatan  pembangunan desa.

Rupanya perlu didukung oleh masyarakat, sebab dirinya masih muda, penuh optimis dan semangat tinggi. ” Apa pun alasannya , Kades adalah pimpinan yang harus bertanggung jawab pada yang di pimpin. Pengemban amanah masyarakat untuk merealisasikan segala program desa. Pun demi meneruskan harapan ayah, bahwa desa ini harus maju.” Tukasnya di sela sela kerling harapan ke masa depan desa .

Dari 600 warga desa Pananggungan, Fahri berkomitmen untuk mengejar segala kekurangan demi untuk terpenuhi kegiatan pembangunan di desanya demi masa depan masyarakatnya, berkehidupan baik serta sejahtera. (Sim)

 


Silahkan bisa Share di :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *