ForumNusantaranews.com Bandar Lampung – Upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, berkarakter, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika serta minuman keras terus digencarkan.
Salah satunya melalui dialog interaktif bertajuk “Obrolan Dakwah Khani” yang disiarkan oleh RRI Pro 4 Bandar Lampung 88,5 FM dengan mengangkat tema “Bersama Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkotika dan Miras”.
Dalam dialog yang digelar pada Jumat, 24 Juli 2026 pukul 14.00 WIB tersebut, hadir sebagai narasumber Ketua Umum GANMN RI, Dr. Hj. Anita Putri, S.H., M.Pd., didampingi Sekretaris Jenderal GANMN RI, Simon Otniel. Acara dipandu oleh host Fery Irawan dan disiarkan secara langsung melalui RRI Pro 4 Bandar Lampung.
Pada kesempatan itu, Dr. Hj. Anita Putri menegaskan bahwa ancaman narkotika dan minuman keras terhadap generasi muda harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen bangsa.
“Generasi emas Indonesia hanya dapat terwujud apabila generasi mudanya memiliki karakter yang kuat, sehat jasmani dan rohani, serta Bersih dari penyalahgunaan narkoba dan minuman keras,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal GANMN RI, Simon Otniel, mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjadi agen perubahan dengan mengampanyekan gaya hidup sehat dan menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika maupun minuman keras.
Melalui program dialog tersebut, RRI Bandar Lampung turut memberikan ruang edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penguatan nilai-nilai moral, keagamaan, serta kepedulian sosial dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan bangsa.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan sejak dini, sehingga cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 dapat tercapai dengan generasi yang cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan bebas dari narkotika serta minuman keras.(*)
Tinggalkan Balasan