Hari Anak Nasional Diperingati Lomba Talent Di Kabupaten Lamongan


Foto ilustrasi Hari Anak Nasional FNnews.

Lamongan, Forumnusantaranews-Kamis 23 Juli 2020 adalah Hari Anak Nasional. Meskipun demikian Hari Anak dimasing-masing negara acara yang diselenggarakan pada tanggal yang berbeda-beda di berbagai tempat di seluruh dunia. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni dan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November.

Menurut Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Indonesia (KPPAI), peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal.
Sebenarnya hari anak diperingati pada tanggal yang berbeda di masing-masing negara, dan khusus di Indonesia, Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Menilik sejarahnya, Hari Anak Nasional waktu itu diperingati pada tanggal 6 Juni dengan nama Hari Kanak-kanak.
Kemudian atas rekomendasi menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Daoed Joesoef ada pengubahan penetapan Hari Anak-Anak Nasional menjadi 23 Juli, bertepatan dengan hari berdirinya Taman Indria sekaligus Hari Taman Siswa.

Rekomendasi juga datang dari DPP Gabungan Organisasi Penyelenggaraan Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) yang mengusulkan penggantian peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2020 ini, mempunyai kesan bagi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Terutama di masa pandemi virus corona (Covid-19) yang masih mendera.

Menurut Luhut, keluarga harus jadi rumah perlindungan anak yang paling aman dan nyaman.

“Saya pikir keluarga harus jadi rumah yang pertama dan utama dalam untuk perlindungan anak. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, di mana anak-anak juga ikut terdampak secara sosial dalam proses belajar dan pengasuhan,” katanya dikutip melalui akun Instagramnya @luhut.pandjaitan, Kamis (23/7/2020).

Bahkan menurutnya, bisa semakin meningkatkan perhatian dan kasih sayang terhadap anak. “Malah saya pikir seharusnya jadi kesempatan bagi kedua orang tua bagaimana menciptakan ruang yang aman, terlindungi, serta menggembirakan bagi anak-anak dalam proses tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Selanjutnya para pendidik di Kabupaten Lamongan memaknai Hari Anak Nasional dengan kegiatan yang bisa dibanggakan meskipun suasana ditengah pandemi covid 19. Menurut Agus Purwanto S.Pd. guru kelas VI disalah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Karanggeneng.” Kami sebagai guru sekolah dasar Karanggeneng dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tetap eksis memperingati sebagaimana mestinya, walau kegiatan itu di lakukan di rumah. Malahan tadi pagi kami seluruh dewan guru mendampingi menampilkan anak didik lomba talent lewat video jarak jauh yg di ikuti oleh beberapa lembaga SD se Kabupaten Lamongan. Dengan demikian dalam memperingati Hari Anak Nasional tidak mengurangi semangat dan tetap seperti tahun tahun kemarin. Karena dengan memperingati Hari Anak Nasional dan tetap mengikuti protokoler kesehatan, maka akan menumbuhkan semangat generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Menurut salah satu ibu rumah tangga, Ita Zunifatin, dalam memperingati Hari Anak Nasional. “Kita di ingatkan bagaimana mengajari agar anak kita memiliki Patron yang pertama dari prilaku kita sebagai orang tua agar bisa menjadi suri tauladan bagi anak-anak yang kelak bisa mempengaruhi masa depannya, kita didik dengan kasih sayang namun bukan berarti memanjakan,” jelasnya. FNnews/Ari


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *