Honda CB Legendaris Kembali, Mesin 4-Silinder dengan Fitur Canggih

Honda CB Legendaris Kembali Hadir dengan Teknologi Canggih



Honda CB400 Super Four generasi terbaru resmi diluncurkan, membawa sejumlah perubahan signifikan baik dari segi mesin maupun fitur yang disematkan. Setelah lebih dari 30 tahun sejak peluncuran pertamanya pada 1992, model ini kembali hadir dengan peningkatan teknologi dan desain yang lebih modern.

Mesin Baru dengan Performa Maksimal

Salah satu perubahan terbesar adalah penghapusan teknologi Hyper VTEC yang selama ini menjadi ciri khas dari Honda CB400. Sebagai gantinya, motor ini menggunakan mesin baru berkapasitas 399 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris (inline-four), DOHC, berpendingin cairan, dan sistem throttle-by-wire. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 58 dk pada putaran 11.000 rpm dan torsi puncak 38 Nm pada 9.750 rpm. Meskipun tidak lagi menggunakan Hyper VTEC, Honda tetap memastikan karakter mesin tetap memberikan akselerasi yang halus serta suara khas mesin 4-silinder pada putaran tinggi.

Teknologi E-Clutch untuk Pengalaman Berkendara Lebih Modern

Salah satu fitur paling menonjol dari model terbaru ini adalah adanya sistem kopling elektronik (E-Clutch). Ini merupakan pertama kalinya model CB400 dilengkapi dengan teknologi ini, yang memungkinkan pengendara untuk memulai perjalanan, berhenti, hingga berpindah gigi tanpa harus menarik tuas kopling. Namun, tuas kopling manual tetap dipertahankan, sehingga pengguna yang ingin merasakan sensasi berkendara konvensional masih bisa melakukannya.

Desain yang Tetap Mengenali Identitas Legendaris

Meski menghadirkan berbagai peningkatan teknologi, Honda CB400 Super Four generasi terbaru tetap mempertahankan identitas desain khasnya. Seperti lampu depan bulat LED, tangki bahan bakar berotot, buritan yang sedikit terangkat, serta siluet naked bike klasik yang membuatnya langsung dikenali sebagai CB400. Namun, beberapa detail kini tampil lebih modern dengan penggunaan lampu depan LED proyektor, lampu belakang LED ganda, serta pilihan warna baru.



Salah satu warna yang menarik perhatian adalah Digital Silver Metallic dengan aksen biru ala motor balap retro Honda yang dijuluki komunitas sebagai “Spencer Color”. Warna ini memberikan kesan futuristik namun tetap mengingatkan pada tradisi Honda.

Perubahan Total pada Rangka dan Kaki-Kaki

Selain desain, Honda juga melakukan perombakan total pada sektor rangka dan kaki-kaki. Motor ini kini menggunakan garpu depan upside-down (USD) KYB, dan kaliper rem radial Nissin. Lengan ayun aluminium serta suspensi belakang monoshock dengan linkage menggantikan sistem dual shock yang selama ini identik dengan CB400 Super Four. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, baik untuk penggunaan harian di perkotaan, perjalanan touring, maupun melibas jalan pegunungan.



Area kokpit juga mengalami peningkatan signifikan dengan hadirnya layar TFT berwarna 5 inci yang mendukung konektivitas Honda RoadSync. Fitur ini memungkinkan pengendara untuk menggunakan navigasi, menerima panggilan telepon, hingga mengontrol musik. Selain itu, motor ini juga dibekali lima mode berkendara, traction control, tangki bahan bakar 15 liter, tinggi jok 780 mm, serta bobot 187 kg yang diklaim ramah untuk berbagai postur pengendara.

Harga dan Jadwal Peluncuran

Menurut laporan terbaru, Honda akan mulai memasarkan CB400 Super Four E-Clutch di Jepang pada 21 Agustus 2026 dengan harga 998.800 yen. Jika dikonversi ke Rupiah, banderolnya setara Rp 110 jutaan (kurs 1 yen = Rp 110,26 per 17 Juli 2026).



Dengan kombinasi antara desain legendaris dan teknologi modern, Honda CB400 Super Four generasi terbaru siap menjadi pilihan bagi para penggemar motor sport yang menginginkan performa maksimal dan kenyamanan berkendara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *