Jembatan ambruk di Bandung Barat akibat cuaca buruk, akses warga lumpuh dan dialihkan

KORAN-PIKIRAN RAKYAT – Cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat membuat  badan jembatan ambruk dan ambles di Kampung Karyabakti, Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Titian dari bambu dipasang agar warga bisa melintasi lokasi tersebut.

Pantauan “PR” Rabu 6 Mei 2026, sebagian badan jembatan kecil tersebut tampak tergerus di bagian tepinya. Keadaan itu membuat mobil tak bisa melintasi jembatan. Sementara sepeda motor masih bisa melewati jembatan

Nanang (57), warga Karyabakti mengatakan, peristiwa ambruk dan amblesnya jembatan terjadi Jumat 1 Mei 2026 sore. Saat itu, hujan lebat mengguyur wilayah Karyabakti. Debit air sungai kecil di bawah jembatan meningkat hingga menggerus titian itu. “Gebru we kitu (Akhirnya ambruk),” kata Nanang, Rabu siang.

Selepas peristiwa, akses lumpuh. Semua kendaraan tak bisa melewatinya. “Sempat ditutup,” ujarnya.

Setelah beberapa hari dan titian bambu dipasang, jalan kemudian dibuka hanya untuk pengendara motor.

Nanang menambahkan, aktivitas warga terganggu akibat rusaknya jembatan. Padahal jembatan tersebut merupakan akses penting untuk ke sekolah, bekerja hingga berbelanja. Mobil dari arah Puteran atau Cikadongdong pun mesti menempuh rute memutar melalui kawasan Tegalmandor yang lebih jauh dengan kondisi jalan rusak.

Tak cuma jembatan rusak, dinding ruangan tengah sebuah rumah juga jebol akibat cuaca buruk di Kampung Haurngambang, RT 2 RW 6, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Selasa 5 Mei 2026 malam. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *