Kesulitan sinyal untuk kemunikasi Desa Gunung kembang Baru kabupaten musirawas


Forumnusantaranews-kabupaten musirawas kemajuan toknologi sudah sangat pesat, masih ada desa-desa bahkan belum ada jaringan signal telepon seluler (HP). Inilah kondisi yang dialami Desa Gunung Kembang Baru (GKB) Kecamatan BTS ULU (Bulang Tengah Suku Ulu Kabupaten Musirawas (Mura). Kesulitan jaringan ini terjadi sudah cukup lama, jangankan untuk mengakses internet untuk berkomunikasi saja sangat sulit.

Kepala Desa Gunung Kembang Baru Toni menjelaskan, bahwa kondisi sulitnya berkomunikasi di desanya sudah lama dialami oleh masyarakat. Bahkan masyarakat sudah terbiasa tidak bisa komunikasi tetapi memiliki HP, kalaupun ingin berkomunikasi warga harus keluar desa menyambangi desa sebelah.

“Signal HP saja tidak ada bagaimana bisa tahu informasi, untuk sekedar berkomunikasi saja tidak bisa itulah kendala di desa kami,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/7).

Diungkapkan Toni, pada tahun 2017 dirinya sudah melakukan koordinasi dan mengusulkan ke pihak Pemkab Mura melalui Dinas Kominfo. Upaya itu direspon baik oleh Dinas Kominfo, bahkan diyakini kesulitan jaringan di desanya akan segera berakhir. Tetapi hingga kini harapan ada jaringan telepon pun tidak kunjung terealisasi.

Sementara itu Rozak Kepala Dinas Kominfo menerangkan, memang benar tahun 2017 pihaknya sudah mengusulkan kendala belum adanya jaringan seluler di desa tersebut. Usulan ditujukan pada Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Belum terealisasinya usulan itu karena, pihak kementerian beralasan masih terdapat signal di tiga desa dimaksud walaupun hanya 1 bar.

“Sedangkan menurut Bakti Kemenkominfo, realisasi dilakukan pada desa yang memang benar-benar blankspot,” kata Rozak.

Ditambahkannya, belum adanya jaringan seluler hingga saat ini bukan hanya di Desa Gunung Kembang Baru namun Gunung Kembang Lama dan Desa Kembang Tanjung juga sama. Tetapi bukan berarti Kominfo tidak peduli akan kesulitan jaringan yang masyarakat rasakan. Pihaknya akan terus berusaha mewujudkan keinginan adanya jaringan tersebut secepatnya.

“Bahkan sebelum Covid-19 melanda tim Kominfo sudah bergerak lakukan pendataan ulang ke desa-desa didaerah kita, kami pun kembali mengusulkan prihal jaringan seluler.pungkas nya.(asep)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *