Kurir 58 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup di PN Jambi Agit dan Juniardo Tertunduk Dengar Putusan

Jambi, Forumnusantaranews.com-
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi menjatuhkan vonis terberat. Dua kurir jaringan narkotika, Agit Putra Ramadhan dan Juniardo, divonis pidana penjara seumur hidup, Kamis (2/7/2026).
Keduanya hanya bisa tertunduk saat mendengarkan putusan.
“Dijatuhkan hukuman seumur hidup,” kata Ketua Majelis Hakim.
Majelis Hakim menyatakan keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika.
Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim menyampaikan sepemahaman dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada kedua terdakwa.
Atas putusan tersebut, kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan masih pikir-pikir untuk menentukan sikap atas vonis Majelis Hakim.
Agit Putra Ramadhan dan Juniardo merupakan dua terdakwa yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu bersama terdakwa lainnya, M. Alung Ramadhan. Dalam perkara tersebut, aparat menyita barang bukti sabu seberat 58 kilogram.
Sebelumnya, Agit Putra Ramadhan dan Juniardo didakwa melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Barang bukti yang disita dalam perkara ini antara lain satu unit handphone merek Oppo warna abu-abu, satu unit handphone merek Samsung warna abu-abu, satu unit iPhone 11, 58 bungkus plastik berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat netto 58.211,77 gram, satu koper warna biru dan hijau, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Jambi, Otto Edwin, mengatakan hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup karena perbuatan tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh kedua terdakwa.
Menurutnya, dalam persidangan terungkap bahwa kedua terdakwa sebelumnya juga pernah menjadi kurir narkotika.
“Di hadapan majelis hakim, kedua terdakwa juga mengakui bahwa mereka telah lebih dari satu kali mengedarkan narkotika jenis sabu,” katanya.(Nic/Tat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *