Merangin Bakal “Mabok” Seni! 30 Grup Kuda Lumping Tampil di CFD Merangin, Meriakan Gebyar Suro

Merangin, Forumnusantaranews.com-
Catat tanggalnya! Minggu pagi (12/7/2026), kawasan Car Free Day CFD Merangin bakal “mabok” pertunjukan seni. Sebanyak sekitar 30 grup jaranan Kuda Lumping dari berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin siap tampil memukau warga.
Kemeriahan ini merupakan puncak acara Gebyar Suro yang digelar Paguyuban Keluarga Jawa Merangin PKJM.
Sebelum sampai di CFD, seluruh grup jaranan akan lebih dulu mengikuti Kirab Budaya Nasional.
Kirab akan mengambil start di depan Kantor Bupati Merangin, kemudian bergerak melewati depan Kantor Dinas PUPR dan Pengadilan, lalu finish di kawasan CFD.
“Intinya acara budaya dalam rangka Gebyar Suro ini bakal seru. Rugi kalau tidak menonton, ayo ajak semua anggota keluarga,” ujar Panitia Pelaksana Akhoi AS yang juga menjabat Kadis Kominfo Merangin.
Kemeriahan tidak berhenti di Kuda Lumping saja. Penonton juga akan disuguhi penampilan tiga grup Reog dengan atraksi yang dijamin memukau, serta dua grup seni tari.
Acara semakin istimewa karena akan dimeriahkan dua grup jaranan Kuda Lumping tamu dari luar daerah, yaitu Bangun Trisno dan Tri Dharma Manungga dari Unit 13 dan Unit 14 Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo.
Bupati Merangin H. M. Syukur dan Wakil Bupati H. A. Khafid mengapresiasi besarnya partisipasi sekitar 30 grup Kuda Lumping tersebut.
Bupati mengajak masyarakat untuk terus menggali dan melestarikan seni budaya dari berbagai suku yang ada di Merangin.
“Saya harapkan tidak hanya seni budaya dari warga Merangin asal Jawa saja yang tampil, tapi nantinya juga seni budaya dari warga Merangin dari suku lainnya juga bisa digali dan ditampilkan,” harap Bupati.
Menurut Bupati, acara budaya seperti ini akan semakin memikat orang untuk berkunjung ke Kabupaten Merangin yang kaya akan seni budaya. “Jadi selain seni budaya asli lokal, seni budaya Merangin diperkaya dengan seni budaya dari suku lainnya,” tambahnya.
Menanggapi istilah “mabok” yang viral, Wabup H. A. Khafid pun meluruskan sambil tertawa lebar.
“Yang dimaksud mabok di acara tersebut bukan mabok negatif, tapi mabok positif. Ini mabok dari seni pertunjukan Kuda Lumping,” ujar Wabup.
Pemkab Merangin berharap, Gebyar Suro ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ajang pelestarian budaya dan penggerak ekonomi UMKM di sekitar CFD.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *