Perkenalan dan Kehidupan Mantan Menteri Pertahanan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Ia mengucapkan doa agar almarhum diberikan keampunan atas segala kesalahan yang pernah dilakukannya serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Haedar menekankan bahwa selama hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai seorang pejabat negara sekaligus purnawirawan TNI yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, integritas dan dedikasi Ryamizard dalam mengabdi kepada bangsa dan negara menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya.
Selain itu, Haedar juga menyebutkan bahwa almarhum sangat peduli terhadap kehidupan masyarakat dan aktif dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen bangsa. Hubungan tersebut terlihat melalui beberapa pertemuan dan dialog yang pernah dilakukan bersama Muhammadiyah.
Dalam beberapa kesempatan, Ryamizard pernah berkunjung dan bersilaturahmi ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk membahas berbagai isu strategis kebangsaan serta upaya memperkuat persatuan nasional. Haedar berharap keluarga almarhum diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi duka tersebut.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan almarhum dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Haedar.
Latar Belakang dan Karier Militer Ryamizard Ryacudu
Sebelumnya, kabar duka datang dari dunia militer Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan periode 2014–2019, Ryamizard Ryacudu, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (31/5). Ia mengembuskan napas terakhir di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Kabar wafatnya mantan Menteri Pertahanan era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ini dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait. “Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD,” ucap Rico Ricardo Sirait kepada wartawan.
Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior dengan perjalanan karier panjang di lingkungan TNI. Selain menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019, ia juga pernah menduduki berbagai posisi penting di TNI Angkatan Darat, termasuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Karier militernya dimulai setelah menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Ia kemudian mengikuti Sekolah Khusus Calon Perwira pada 1985–1986. Pengembangan karier militernya terus berlanjut dengan menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada 1991.
Dalam kehidupan pribadinya, Ryamizard merupakan menantu dari almarhum Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno. Dengan latar belakang keluarga yang kental akan politik dan militer, Ryamizard menjalani perjalanan karier yang penuh makna dan kontribusi bagi bangsa Indonesia.
Tinggalkan Balasan