Kabar Duka: Mantan Menteri Pertahanan Indonesia Meninggal Dunia
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada hari Minggu (31/5). Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.03 WIB. Kabar duka ini langsung dikonfirmasi oleh Karo Infohan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Rico Ricardo Sirait.
“Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD,” ujar Rico Ricardo Sirait kepada wartawan, Minggu (31/5).
Profil Tokoh Militer Senior
Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai tokoh militer senior yang memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan TNI. Selain menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019, ia juga pernah menjabat posisi penting lainnya di TNI Angkatan Darat, termasuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Lahir dari keluarga yang memiliki latar belakang militer, Ryamizard adalah putra Musannif Ryacudu, seorang perwira TNI AD yang dekat dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Dalam kehidupan pribadinya, Ryamizard menikah dengan Nora Tristayana, putri dari Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno.
Perjalanan Karier Militer
Karier militernya dimulai setelah menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Ia kemudian mengikuti Sekolah Khusus Calon Perwira pada tahun 1985–1986. Pengembangan karier militernya terus berkembang dengan menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada 1991.
Selama kariernya, Ryamizard sering menjadi sorotan karena prestasinya dalam berbagai posisi strategis. Salah satu momen penting dalam kariernya adalah ketika namanya diajukan sebagai calon Panglima TNI pada akhir masa pemerintahan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Namun, saat pergantian pemerintahan kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pencalonannya dibatalkan. Akhirnya, jabatan Panglima TNI diberikan kepada Djoko Suyanto pada tahun 2006.
Kontribusi dan Warisan
Selama masa jabatannya sebagai Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok yang aktif dalam memperkuat sistem pertahanan negara. Ia juga terlibat dalam berbagai inisiatif untuk meningkatkan profesionalisme TNI serta menjaga stabilitas keamanan nasional.
Dengan pengalaman dan dedikasinya, Ryamizard meninggalkan warisan yang berharga bagi dunia militer Indonesia. Kepergiannya merupakan duka besar bagi seluruh komponen bangsa, terutama bagi para mantan rekan kerja dan masyarakat yang menghargai kontribusinya dalam membangun kedaulatan negara.
Tinggalkan Balasan