Bangko, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Merangin terus berkomitmen meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen itu dibuktikan melalui digelarnya Rapat Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Utama di Ruang Rapat Kantor Bupati Merangin, Kamis (6/8/2026).
Forum ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Sekda Merangin Zulhifni yang hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur.
Rapat dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Pemerintah Daerah, pimpinan fasilitas kesehatan, organisasi profesi kesehatan, hingga perwakilan BPJS Kesehatan.
Dalam sambutannya, Sekda Zulhifni menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya forum komunikasi ini. Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah nyata menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
“Forum ini dibentuk sebagai wadah komunikasi yang efektif dan inklusif antara pemerintah daerah, penyedia layanan kesehatan, dan BPJS Kesehatan,” kata Zulhifni.
Fokus utama forum adalah mendengarkan aspirasi, mengurai kendala di lapangan, serta merumuskan solusi bersama demi optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kegiatan hari ini bertujuan untuk menindaklanjuti Perpres No. 82 Tahun 2018. Melalui komunikasi yang baik, kita harapkan ada ruang untuk penyampaian saran, pemecahan masalah, hingga perumusan tindakan lanjut yang konkret antara seluruh pihak terkait,” jelasnya.
Sekda juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Ia berharap diskusi yang berlangsung dapat menghasilkan kesepakatan terbaik demi kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Merangin.
“Mudah-mudahan forum ini dapat menjadi tempat saling memberi solusi, mencapai mufakat, dan melahirkan kesepakatan yang membawa dampak positif nyata bagi pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Merangin,” pungkasnya.
Dengan adanya forum kemitraan ini, Pemkab Merangin menegaskan keseriusannya dalam memperkuat sinergi lintas sektor agar pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas dapat dirasakan seluruh masyarakat.(*)
Pemerintah Kabupaten Merangin terus berkomitmen meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen itu dibuktikan melalui digelarnya Rapat Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Utama di Ruang Rapat Kantor Bupati Merangin, Kamis (6/8/2026).
Forum ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Sekda Merangin Zulhifni yang hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur.
Rapat dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Pemerintah Daerah, pimpinan fasilitas kesehatan, organisasi profesi kesehatan, hingga perwakilan BPJS Kesehatan.
Dalam sambutannya, Sekda Zulhifni menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya forum komunikasi ini. Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah nyata menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
“Forum ini dibentuk sebagai wadah komunikasi yang efektif dan inklusif antara pemerintah daerah, penyedia layanan kesehatan, dan BPJS Kesehatan,” kata Zulhifni.
Fokus utama forum adalah mendengarkan aspirasi, mengurai kendala di lapangan, serta merumuskan solusi bersama demi optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kegiatan hari ini bertujuan untuk menindaklanjuti Perpres No. 82 Tahun 2018. Melalui komunikasi yang baik, kita harapkan ada ruang untuk penyampaian saran, pemecahan masalah, hingga perumusan tindakan lanjut yang konkret antara seluruh pihak terkait,” jelasnya.
Sekda juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Ia berharap diskusi yang berlangsung dapat menghasilkan kesepakatan terbaik demi kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Merangin.
“Mudah-mudahan forum ini dapat menjadi tempat saling memberi solusi, mencapai mufakat, dan melahirkan kesepakatan yang membawa dampak positif nyata bagi pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Merangin,” pungkasnya.
Dengan adanya forum kemitraan ini, Pemkab Merangin menegaskan keseriusannya dalam memperkuat sinergi lintas sektor agar pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas dapat dirasakan seluruh masyarakat.(*)


Tinggalkan Balasan