Bungo, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Bungo resmi membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh lembaga pendidikan untuk ikut memeriahkan Pawai Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Keputusan ini diambil setelah rapat evaluasi pada Selasa (21/7/2026) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bungo. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, unsur OPD, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, para camat se-kabupaten Bungo, koordinator wilayah pendidikan, pengawas sekolah, ketua K3S, serta panitia pelaksana HUT RI.
Sebelumnya melalui SK 14 Juli 2026, Pemkab Bungo menetapkan pembatasan. Setiap kecamatan hanya boleh mengirim 1 pleton untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan 1 pleton drumband.
Kebijakan itu mendapat respons dari masyarakat. Banyak orang tua, guru, hingga tokoh masyarakat menilai pembatasan mengurangi semangat dan kesempatan anak-anak untuk ikut merayakan kemerdekaan.
Mendengar aspirasi tersebut, Pemkab Bungo langsung menggelar evaluasi. Hasilnya tidak ada lagi pembatasan .
Mulai tahun ini, seluruh sekolah dari jenjang SD/MI, SMP, SMA, SMK, hingga perguruan tinggi di Kabupaten Bungo dipersilakan mengikuti Pawai Pembangunan. Setiap sekolah boleh mengirim peserta sesuai kesiapan, tanpa harus melalui sistem perwakilan kecamatan.
Dalam rapat yang sama, Sekda Bungo juga menyampaikan keputusan Bupati Bungo. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bungo tahun 2026 tidak diikutsertakan dalam barisan Pawai Pembangunan.
“Kami ingin panggung utama tahun ini diberikan kepada anak-anak sekolah dan masyarakat. OPD fokus pada dukungan pelaksanaan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan meriah,” jelas Sekda.
Dengan kebijakan baru ini, Pemkab Bungo berharap Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan kebanggaan sebagai warga Bungo.
Partisipasi massal dari sekolah diharapkan menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan hidup di generasi muda. Pemkab juga mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, kekompakan, dan menampilkan kreativitas terbaik dalam barisan.(*)
Pemerintah Kabupaten Bungo resmi membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh lembaga pendidikan untuk ikut memeriahkan Pawai Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Keputusan ini diambil setelah rapat evaluasi pada Selasa (21/7/2026) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bungo. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, unsur OPD, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, para camat se-kabupaten Bungo, koordinator wilayah pendidikan, pengawas sekolah, ketua K3S, serta panitia pelaksana HUT RI.
Sebelumnya melalui SK 14 Juli 2026, Pemkab Bungo menetapkan pembatasan. Setiap kecamatan hanya boleh mengirim 1 pleton untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan 1 pleton drumband.
Kebijakan itu mendapat respons dari masyarakat. Banyak orang tua, guru, hingga tokoh masyarakat menilai pembatasan mengurangi semangat dan kesempatan anak-anak untuk ikut merayakan kemerdekaan.
Mendengar aspirasi tersebut, Pemkab Bungo langsung menggelar evaluasi. Hasilnya tidak ada lagi pembatasan .
Mulai tahun ini, seluruh sekolah dari jenjang SD/MI, SMP, SMA, SMK, hingga perguruan tinggi di Kabupaten Bungo dipersilakan mengikuti Pawai Pembangunan. Setiap sekolah boleh mengirim peserta sesuai kesiapan, tanpa harus melalui sistem perwakilan kecamatan.
Dalam rapat yang sama, Sekda Bungo juga menyampaikan keputusan Bupati Bungo. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bungo tahun 2026 tidak diikutsertakan dalam barisan Pawai Pembangunan.
“Kami ingin panggung utama tahun ini diberikan kepada anak-anak sekolah dan masyarakat. OPD fokus pada dukungan pelaksanaan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan meriah,” jelas Sekda.
Dengan kebijakan baru ini, Pemkab Bungo berharap Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan kebanggaan sebagai warga Bungo.
Partisipasi massal dari sekolah diharapkan menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan hidup di generasi muda. Pemkab juga mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, kekompakan, dan menampilkan kreativitas terbaik dalam barisan.(*)
Tinggalkan Balasan