Bangko, Forumnusantaranews.com-
Pemerintah Kabupaten Merangin terus memacu pembangunan infrastruktur. Tahun 2026 ini, Merangin berpeluang besar mendapatkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp100 miliar yang dikhususkan untuk pembangunan dan perbaikan jalan-jalan daerah.
Kabar tersebut disampaikan Bupati Merangin M. Syukur saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling Subling di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Jumat (24/7/2026).
Di hadapan jemaah dan tokoh masyarakat, Bupati M. Syukur menyebut beban pembangunan Merangin ke depan semakin kompleks. Karena itu, dukungan pendanaan dari pusat menjadi kunci percepatan.
“Tantangan kita ke depan semakin besar. Insya Allah tahun ini kita banyak mendapat bantuan dari pusat khusus menyelesaikan infrastruktur. DPR RI akan menyetujui tambahan anggaran untuk infrastruktur sebesar Rp 100 miliar, itu khusus jalan-jalan daerah,” ujar Bupati M. Syukur.
Dana besar ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses jalan hingga ke desa-desa dan mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi.
Selain tambahan anggaran, Pemkab Merangin juga akan mengeksekusi langkah strategis penataan ulang kawasan lalu lintas perkotaan Kota Bangko. Konsep Jalur Tiga akan diubah menjadi Jalur Dua.
Bupati menegaskan perubahan ini sudah disetujui bersama DPR RI. Skema Jalur Tiga dinilai sudah tidak relevan lagi dengan lonjakan volume kendaraan saat ini, terutama truk tronton besar yang melintas sore hari.
“Secara prinsip Jalur Tiga dulu tidak ada yang salah, sesuai dengan kebutuhan zamannya. Namun hari ini kondisinya luar biasa padat. Kendaraan besar membuat alur lalu lintas semrawut, masyarakat sampai bingung mana jalur kiri dan kanan. Jalur kita ini praktis seperti ada 6 jalur,” jelasnya.
Penataan dari Jalur Tiga menjadi Jalur Dua ditargetkan tuntas tahun ini. Selain untuk mengurai kemacetan dan menata wajah Kota Bangko agar lebih modern, perubahan tata ruang ini juga diyakini akan mendongkrak roda perekonomian masyarakat.
Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik dan lalu lintas yang tertib, aktivitas ekonomi, perdagangan, dan pelayanan publik di Merangin diharapkan semakin lancar.(*)
Pemerintah Kabupaten Merangin terus memacu pembangunan infrastruktur. Tahun 2026 ini, Merangin berpeluang besar mendapatkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp100 miliar yang dikhususkan untuk pembangunan dan perbaikan jalan-jalan daerah.
Kabar tersebut disampaikan Bupati Merangin M. Syukur saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling Subling di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Jumat (24/7/2026).
Di hadapan jemaah dan tokoh masyarakat, Bupati M. Syukur menyebut beban pembangunan Merangin ke depan semakin kompleks. Karena itu, dukungan pendanaan dari pusat menjadi kunci percepatan.
“Tantangan kita ke depan semakin besar. Insya Allah tahun ini kita banyak mendapat bantuan dari pusat khusus menyelesaikan infrastruktur. DPR RI akan menyetujui tambahan anggaran untuk infrastruktur sebesar Rp 100 miliar, itu khusus jalan-jalan daerah,” ujar Bupati M. Syukur.
Dana besar ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses jalan hingga ke desa-desa dan mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi.
Selain tambahan anggaran, Pemkab Merangin juga akan mengeksekusi langkah strategis penataan ulang kawasan lalu lintas perkotaan Kota Bangko. Konsep Jalur Tiga akan diubah menjadi Jalur Dua.
Bupati menegaskan perubahan ini sudah disetujui bersama DPR RI. Skema Jalur Tiga dinilai sudah tidak relevan lagi dengan lonjakan volume kendaraan saat ini, terutama truk tronton besar yang melintas sore hari.
“Secara prinsip Jalur Tiga dulu tidak ada yang salah, sesuai dengan kebutuhan zamannya. Namun hari ini kondisinya luar biasa padat. Kendaraan besar membuat alur lalu lintas semrawut, masyarakat sampai bingung mana jalur kiri dan kanan. Jalur kita ini praktis seperti ada 6 jalur,” jelasnya.
Penataan dari Jalur Tiga menjadi Jalur Dua ditargetkan tuntas tahun ini. Selain untuk mengurai kemacetan dan menata wajah Kota Bangko agar lebih modern, perubahan tata ruang ini juga diyakini akan mendongkrak roda perekonomian masyarakat.
Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik dan lalu lintas yang tertib, aktivitas ekonomi, perdagangan, dan pelayanan publik di Merangin diharapkan semakin lancar.(*)
Tinggalkan Balasan