Persib Bandung Siap Hadapi Persija Jakarta dengan Kekuatan Penuh
Persib Bandung memiliki catatan yang sangat baik dalam menghadapi Persija Jakarta dalam tiga musim terakhir. Namun, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa para pemainnya tidak boleh lengah menjelang pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Segiri pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini dipastikan menjadi laga yang penuh gengsi, karena melibatkan dua tim besar di Indonesia. Meski Persib belum pernah kalah dari rival abadinya tersebut dalam tiga tahun terakhir, Bojan Hodak menyebut bahwa Persija akan tampil lebih berbahaya dibandingkan sebelumnya.
Menurut pendapatnya, tekanan yang dialami oleh Macan Kemayoran bisa membuat pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Ia mengatakan bahwa Persija adalah tim yang kuat dan telah melakukan pembelian pemain yang cukup banyak, sehingga mereka memiliki dana yang besar untuk memperkuat tim.
“Persija adalah tim yang bagus. Mereka belanja paling banyak dan mengeluarkan banyak uang. Saya yakin mereka kecewa karena tidak berada di posisi pertama,” ujar Bojan.
Bojan menilai bahwa Persija akan berjuang habis-habisan demi mempertahankan posisi mereka di klasemen. Selain itu, ia juga menyoroti bahwa derbi selalu memiliki tensi tinggi dan hasil akhir yang sulit diprediksi.
“Ini adalah derbi, dan dalam derbi tidak ada favorit,” tegasnya.
Meski demikian, Bojan tetap percaya diri karena Persib memiliki modal psikologis yang kuat. Tim kebanggaan Bobotoh itu belum terkalahkan saat menghadapi Persija dalam tiga musim terakhir.
“Hal bagusnya, dalam tiga tahun terakhir kami tidak pernah kalah, jadi kami akan mencoba melanjutkannya,” lanjut Bojan.
Masalah Utama yang Masih Harus Diperbaiki
Di sisi lain, Bojan Hodak juga menyampaikan bahwa Persib masih memiliki masalah utama yang belum sepenuhnya terselesaikan, yakni penyelesaian akhir. Menurutnya, permainan tim sebenarnya sudah sangat dominan, tetapi efektivitas di depan gawang masih menjadi kendala serius.
Ia memberikan contoh laga melawan Arema FC, ketika Persib menguasai permainan, tetapi gagal mengonversi peluang menjadi gol.
“Di semua pertandingan kami mendominasi dan menciptakan peluang. Masalahnya seperti saat melawan Arema FC, kami tidak bisa mencetak gol,” kata Bojan.
Kesiapan Lini Pertahanan dan Gelandang
Meskipun demikian, Bojan tetap puas dengan solidnya lini tengah dan pertahanan Persib. Penjaga gawang Teja Paku Alam bahkan nyaris tak mendapat ancaman berarti sepanjang pertandingan terakhir.
“Saya rasa Teja hampir tidak menyentuh bola selama 90 menit. Mereka hanya punya satu tembakan tepat sasaran,” tutupnya.
Tinggalkan Balasan