Pertamina ingatkan SPBU Rote Ndao utamakan kendaraan bermotor

Kebijakan Pertamina untuk Memastikan Distribusi BBM yang Lancar di Rote Ndao

PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara (Jatimbalinus) telah mengeluarkan peringatan kepada seluruh stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Peringatan ini ditujukan agar para SPBU memprioritaskan pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi konsumen yang menggunakan kendaraan. Langkah ini dilakukan guna mencegah penggunaan BBM oleh konsumen nonkendaraan, sehingga dapat menghindari praktik pengecer atau penimbunan.

Ahmad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, menyampaikan bahwa kebijakan ini dikeluarkan setelah menerima keluhan dari masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertamax dan Pertalite. Warga khawatir distribusi BBM tidak berjalan normal akibat adanya praktik penjualan BBM ke pengecer oleh salah satu pengelola SPBU, yaitu SPBU Sanggaoen.

Berdasarkan laporan yang diterima, pengelola SPBU Sanggaoen diduga lebih fokus menjual BBM Pertamax ke luar SPBU melalui pengisian ke drum yang dibawa menggunakan truk dan mobil pikap, dibandingkan memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Menanggapi hal ini, Ahmad menjelaskan bahwa pembelian BBM menggunakan drum memang sering dilakukan oleh sejumlah kendaraan untuk memenuhi kebutuhan di daerah yang jauh dari SPBU.

“Pembelian tersebut biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan BBM selama beberapa hari di wilayah yang aksesnya cukup jauh dari SPBU,” ujar Ahmad. Meski demikian, ia menegaskan bahwa prioritas tetap harus diberikan kepada kendaraan agar pasokan dan distribusi BBM di Rote Ndao tetap lancar.

Pertamina Patra Niaga juga menegaskan bahwa stok BBM di wilayah tersebut tetap mencukupi kebutuhan masyarakat. Penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Perusahaan tidak akan mentoleransi lembaga penyalur yang melakukan pelanggaran aturan atau tindakan curang dalam pelayanan kepada konsumen. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi hingga pemutusan hubungan usaha (PHU).

Langkah-langkah yang Diambil Oleh Pertamina

Untuk memastikan distribusi BBM berjalan efisien, Pertamina Patra Niaga melakukan beberapa langkah penting, antara lain:

  • Meningkatkan pengawasan terhadap semua SPBU di Rote Ndao.
  • Memastikan bahwa BBM disalurkan secara merata dan tidak terjadi penimbunan.
  • Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara mendapatkan BBM secara benar.
  • Melakukan koordinasi dengan pihak berwenang untuk memantau aktivitas SPBU.

Selain itu, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pengawasan. Dengan saling bekerja sama, diharapkan distribusi BBM dapat berjalan lancar dan tidak ada lagi keluhan terkait keterbatasan pasokan.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Masyarakat di Rote Ndao diminta untuk lebih sadar akan pentingnya penggunaan BBM secara bijak. Mengingat kondisi geografis yang sulit, penggunaan BBM harus diperhatikan agar tidak terjadi kelangkaan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak terlibat dalam praktik pengeceran atau penimbunan BBM yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dalam situasi seperti ini, kolaborasi antara pemerintah, Pertamina, dan masyarakat sangat diperlukan. Dengan komitmen bersama, diharapkan kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi secara adil dan merata.

Kesimpulan

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus terus berupaya memastikan distribusi BBM di Rote Ndao berjalan dengan baik. Dengan kebijakan yang dikeluarkan, diharapkan dapat mengurangi masalah yang muncul akibat praktik pengecer atau penimbunan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan bekerja sama dalam menjaga kelancaran pasokan BBM. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *