Pilihan Ban Baru Fortuner untuk Penggemar 4×4

Giti Xcursion RT: Ban Hybrid yang Siap Mengguncang Pasar SUV dan 4×4

PT Gajah Tunggal Tbk baru saja memperkenalkan produk terbarunya, yaitu ban Giti Xcursion RT. Ban ini dirancang khusus untuk kendaraan SUV dan 4×4 seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Dengan kemampuan hybrid di medan on road dan offroad, ban ini menawarkan performa yang mumpuni dalam berbagai kondisi jalan.

Ban Giti Xcursion RT ini diluncurkan secara resmi di gelaran GIIAS 2026, yang akan berlangsung di ICE BSD pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026. Sebelum peluncuran resmi, para media dan komunitas pengguna Toyota Fortuner telah diberikan kesempatan untuk mencoba performa ban ini di proving ground PT Gajah Tunggal di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Performa Mumpuni di Berbagai Medan

Dari hasil uji coba, ban ini menunjukkan kemampuan yang sangat baik di berbagai jenis medan. Mulai dari jalan beraspal mulus hingga jalan gravel, medan curam, hingga medan berlumpur berat. Saat digunakan pada kecepatan 40 hingga 50 kilometer per jam dengan menggunakan SUV Toyota Fortuner, ban ini tidak menghasilkan suara bising yang mengganggu. Kami sengaja membuka kaca samping untuk memastikan suara bising ini dan yang kami dapatkan adalah kabin yang cukup senyap.

Di medan offroad, seperti jalan tanah dengan medan naik turun dan berlumpur, ban ini tetap menunjukkan performa yang mumpuni. Desain tapak yang lebih kasar membuatnya cocok untuk medan berat.

Desain dan Teknologi yang Menonjol

Sesuai dengan namanya, Giti Xcursion RT dirancang dengan desain tapak yang lebih kasar sebagai ban tipe Rugged Terrain (RT). Ciri khas dari ban ini adalah tapak balok-baloknya yang lebar dan besar serta bergerigi hingga sisi sampingnya. Permukaan tapak ban yang demikian memberi manfaat tambahan saat mobil selesai melintas di medan berlumpur, dengan pedal gas sedikit dipacu, perputaran tapak ban ini mampu membersihkan sisa-sisa lumpur yang menempel di permukaan ban, sehingga ban menjadi lebih bersih dari lumpur.

“Ban ini memiliki bentuk blok dengan pola pada tapak yang agresif dengan susunan blok yang dibuat terbuka dengan kemampuan khusus,” ungkap Widi Yansen saat memberikan paparan sebelum sesi test drive.

Pola tapak blok dengan desain agresif di permukaan ban ini membuatnya melepaskan lumpur dan kerikil yang menempel pada permukaan dan dinding ban dengan cepat dan mudah. Hal ini membuat handling mobil tetap maksimal tanpa kehilangan traksi.

Kekuatan dan Teknologi Terbaru

Sebagai ban dengan kemampuan offroad, desain ban ini juga dirancang kuat terhadap benturan samping dan tahan robek. Ban ini juga memiliki pelindung rim yang membuat permukaan lingkar velg makin awet. Selain itu, Giti menyematkan teknologi Equal Force Construction pada ban ini untuk menghasilkan distribusi bobot ban yang lebih merata dan memberikan efisiensi maksimal.

Hasil Uji Performa yang Mengesankan

Sebelum diluncurkan di GIIAS 2026, tim RD Giti sudah menguji performa ban ini dengan mengadu dengan ban dari dua kompetitor terdekatnya dengan menggunakan 10 parameter. Antara lain, kemampuan pengereman di jalan kering dan basah, handling, hingga kemampuan off-road serta tingkat kebisingan di pemakaian.

Hasil uji performa menunjukkan bahwa ban ini menang di aspek pengereman di medan miring, dry handling, off-road grip, kenyamanan, dan wet handling. Aspek lainnya yang menjadi parameter uji seperti aquaplaning dan kebisingan performa ban ini diklaim sebanding dengan kompetitor.

Varian dan Harga yang Masih Dirahasiakan

Gajah Tunggal memproduksi ban ini dalam 12 varian ukuran dengan ukuran velg ring 18 dan 20 inci. Soal harga, harus menunggu nanti di peluncurannya di GIIAS 2026.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *