Santri Kelas II Tampilkan Puisi Islami di MDTU Nurul Iman

Kegiatan Perpisahan dan Kenaikan Kelas di MDTU Nurul Iman

Pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, sebuah acara perpisahan dan kenaikan kelas Tahun Pelajaran 2025/2026 diadakan di Dusun Batu Karut, Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Acara ini diselenggarakan oleh Santri Kelas II I’dadiyah Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Nurul Iman. Salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian adalah pembacaan puisi Islami berjudul “Belajar di MDTU Nurul Iman” karya Mahdi.

Puisi tersebut dibawakan secara estafet oleh sembilan santri, yaitu Salma, Naira, Keisha, Hikmal, Anita, Ratu, Putri Salwa, Fany, dan Zian. Setelah itu, penampilan ditutup dengan pembacaan bersama oleh seluruh peserta. Semua santri tampil dengan penuh percaya diri dan penghayatan, mengenakan busana muslim serba putih. Mereka tampil di hadapan orang tua, dewan guru, serta tamu undangan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna.

Dalam bait-bait puisi, para santri menggambarkan semangat belajar mereka di MDTU Nurul Iman. Mulai dari mengaji Al-Qur’an, mempelajari huruf hijaiyah, mengenal doa dan ibadah, hingga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia. Puisi juga menyentuh pentingnya menghormati ustaz dan ustazah, berbakti kepada orang tua, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mencintai madrasah sebagai tempat menuntut ilmu agama.

Suasana pembacaan puisi semakin menyentuh berkat alunan musik instrumen yang lembut dan syahdu. Musik tersebut mampu memperkuat penghayatan para pembaca puisi sekaligus menciptakan nuansa haru di tengah para hadirin. Penampilan ini menjadi salah satu sajian yang memperkaya rangkaian acara Perpisahan dan Kenaikan Kelas MDTU Nurul Iman.

Mahdi, penulis puisi “Belajar di MDTU Nurul Iman”, menjelaskan bahwa penampilan ini bukan hanya sekadar hiburan dalam acara perpisahan, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter dan pengembangan literasi santri. Menurutnya, dengan iringan musik instrumen yang syahdu, suasana pembacaan puisi menjadi lebih terhayati. Selain itu, penampilan ini juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan dunia literasi kepada para santri sekaligus melatih kecakapan mereka dalam berekspresi melalui karya sastra sejak usia dini.

Menurut Mahdi, melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan memiliki keberanian tampil di depan umum, kemampuan berbahasa yang baik, daya apresiasi terhadap karya sastra Islami, serta kepekaan dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan keagamaan secara kreatif.

Berikut isi lengkap puisi yang dibacakan para santri:

Belajar di MDTU Nurul Iman

Karya: Mahdi

  • Bait 1 – Salma
    Di Batu Karut kami belajar,
    Di MDTU Nurul Iman nan segar.
    Mengaji Al-Qur’an dengan sabar,
    Menuntut ilmu sepanjang waktu.

  • Bait 2 – Naira
    Sore hari kami melangkah bersama,
    Membawa semangat dalam jiwa.
    Belajar agama penuh gembira,
    Agar menjadi anak yang bertakwa.

  • Bait 3 – Keisha
    Ustaz dan ustazah membimbing kami,
    Dengan kasih dan hati yang suci.
    Menuntun langkah setiap hari,
    Membentuk akhlak mulia sejati.

  • Bait 4 – Hikmal
    Kami belajar huruf hijaiyah,
    Membaca Al-Qur’an dengan indah.
    Mengenal doa serta ibadah,
    Menjadi bekal hidup yang berkah.

  • Bait 5 – Anita
    Di Desa Cibeureum Wetan tercinta,
    Kami menuntut ilmu agama.
    Bersama sahabat penuh ceria,
    Merajut ukhuwah dalam persaudaraan.

  • Bait 6 – Ratu
    Saat azan berkumandang merdu,
    Kami berwudu dengan khusyuk selalu.
    Lalu salat dengan hati syahdu,
    Mengharap rida Allah Yang Maha Satu.

  • Bait 7 – Putri Salwa
    Banyak kenangan tersimpan rapi,
    Canda dan tawa menghiasi hari.
    Belajar bersama tanpa henti,
    Menjadi cerita abadi di hati.

  • Bait 8 – Fany
    Kami diajarkan jujur dan santun,
    Rajin beribadah sepanjang tahun.
    Menghormati orang tua dan guru,
    Menjadi anak yang tekun dan berilmu.

  • Bait 9 – Zian
    Terima kasih guru kami semua,
    Atas ilmu yang tiada ternilai harganya.
    Semoga Allah membalas jasa,
    Dengan pahala berlipat ganda.

  • Bait 10 – Bersama-sama
    MDTU Nurul Iman tercinta,
    Tempat kami belajar agama.
    Semoga terus maju dan berjaya,
    Mencetak generasi saleh dan bertakwa.

Penampilan puisi Islami tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Tepuk tangan mengiringi penampilan para santri sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, kekompakan, dan kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui karya sastra. Penampilan ini menjadi salah satu sajian yang memperkaya rangkaian acara Perpisahan dan Kenaikan Kelas MDTU Nurul Iman serta mencerminkan komitmen madrasah dalam memadukan pendidikan agama, pembinaan karakter, pengembangan kreativitas, dan budaya literasi sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *