Isu Perpindahan Sarwendah dari Rumah Mewah Cilandak
Beberapa waktu terakhir, beredar kabar yang menyatakan bahwa Sarwendah bersama anak-anaknya telah meninggalkan rumah mewah di Cilandak, Jakarta Selatan. Rumah tersebut dibangun selama masa pernikahannya dengan Ruben Onsu. Meski kabar ini menyebar luas, belum ada konfirmasi pasti mengenai kebenarannya.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mendengar informasi tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah kabar tersebut benar atau hanya sekadar gosip belaka. Menurut Minola, informasi yang diterimanya berasal dari berita burung atau cerita-cerita yang beredar di sekitar.
“Kami tidak tahu pastinya, tapi dari omongan kabar burung, yang kami dengar memang seperti itu,” ujarnya saat diwawancara di kawasan Jakarta Selatan, Senin (20/7).
Menurut Minola, jika kabar tersebut benar, ada beberapa kemungkinan penyebab Sarwendah tidak lagi tinggal di rumah tersebut. Salah satu alasan yang disebutkan adalah karena rumah tersebut menjadi perhatian publik setelah sering dijadikan lokasi siaran langsung di TikTok. Hal ini bisa membuat Sarwendah merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk pindah.
Selain itu, Minola juga menyampaikan adanya isu terkait cicilan rumah yang sempat menjadi sorotan. Ia menduga, masalah pembayaran cicilan rumah bisa menjadi salah satu faktor penyebab. Dugaan ini semakin kuat mengingat sebelumnya, Sarwendah pernah menyampaikan keluhan tentang cicilan rumah yang menunggak. Pihaknya mengungkap bahwa rumah Cilandak terancam diambil alih oleh bank karena cicilannya tidak dibayarkan.
“Jadi sorotan karena adanya kredit macet yang mungkin terancam dilelang,” katanya.
Minola juga menyebutkan kemungkinan lain, yaitu Sarwendah meninggalkan rumah Cilandak untuk membuat framing negatif terhadap Ruben Onsu. Meskipun begitu, ia tidak ingin menyimpulkan secara langsung tanpa bukti yang jelas.
Penjelasan Mengenai Kepemilikan Rumah Cilandak
Dalam kesempatan yang sama, pihak Ruben Onsu menjelaskan lebih lanjut mengenai kepemilikan rumah Cilandak. Menurut Minola, properti mewah tersebut awalnya dibeli secara tunai oleh Ruben Onsu. Setelah itu, rumah tersebut dijadikan agunan ke bank untuk mendapatkan dana renovasi sebesar Rp 10 miliar. Cicilan bulanan yang harus dibayarkan mencapai sekitar Rp 379 juta.
Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu tidak keberatan jika rumah tersebut akan diambil oleh Sarwendah. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi. Menurutnya, Sarwendah harus mengembalikan 50 persen dari nilai rumah tersebut.
“Kalau S mau memiliki rumah itu tidak masalah. Tapi dia harus kembalikan 50 persen dari harga rumah karena itu bagian Ruben. Karena selama ini Ruben yang nyicil rumah itu,” katanya.
Dengan penjelasan ini, Minola berharap agar isu-isu yang beredar bisa segera diklarifikasi dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan publik. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang jelas antara kedua pihak dalam menghadapi situasi yang sedang terjadi.
Tinggalkan Balasan