Jambi, Forumnusantaranews.com-
Setelah ditabrak sebuah kapal tongkang muatan batu bara menabrak bagian pengaman Jembatan Jembatan Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sabtu (23/52026).
Akibat kejadian tersebut tiga tiang fander pengaman Jembatan dilaporkan hilang selain itu sejumlah tiang fander mengalami kerusakan yang cukup parah.
Berdasarkan beberapa informasi yang di himpun kapal yang terlihat yaitu tungbot (TB) MBP 2002 yang menarik tongkang BG united Jaya 3062. Rangkaian kapal Tengah berlayar Jambi menuju Lontar, Merak, Banten membawa muatan batu bara. Insinfen terjadi ketika kapal melintas di bawah jembatan muara sabak diduga salah satu mesin induk kapal mengalami kerusakan sehingga kapal sulit dikendalikan sehingga menghantam bagian fender pengaman Jembatan Muara Sabak Jambi.
Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Timur Taufik Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut pihak langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat
“Dari informasi dari yang kami terima dari Masyarakat kami langsung berkomunikasi dengan Satpolairut Muara Sabak untuk melakukan penahanan serta penundaan keberangkatan kapal,” Ujarnya.
Dishub Tanjabtim bersama Satpolairut Muara Sabak dan dinas PUPR Tanjabtim juga telah turun tangan langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekanan kondisi Jembatan serta mendata kerusakan yang terjadi.
“Kita melakukan identifikasi kerusakan pengaman tiang jembatan dan kerusakan kapal bersama pihak Polairud dan Dinas PUPR Tanjabtim,” jelas Taufik Hidayat.
Dampak benturan tersebut menyebabkan kerusakan fisik pada infrastruktur pengaman berdasarkan pendataan awal, tiga Batang tiang pengaman dilaporkan hilang dan beberapa skor fender hilang dan beberapa skor fender mengalami rusak. Jembatan sepanjang 737 meter diatas sungai Batang hari ini adalah merupakan salah satu ikon Kabupaten Tanjung Jabung timur dan jalur penghubung penting di kawasan pesisir timur Jambi. (Tim)
Tinggalkan Balasan