Perjalanan yang melibatkan pemandangan pegunungan, jalan berliku, tanjakan curam, hingga jalur rusak sering kali menjadi ujian bagi kemampuan sebuah SUV. Rute seperti ini tidak hanya menguji ketangguhan kendaraan, tetapi juga memberikan gambaran tentang sejauh mana mobil tersebut mampu memberikan rasa percaya diri kepada pengemudi dan kenyamanan bagi seluruh penumpang selama perjalanan jauh.
Uji coba dilakukan menggunakan mobil SUV JETOUR T2 dalam perjalanan dari Bogor menuju Ciwidey, Kabupaten Bandung, hingga Kota Bandung. Total jarak yang ditempuh dalam petualangan bersama keluarga mencapai sekitar 300 kilometer sekali jalan. Jalur yang dilewati bervariasi, mulai dari kemacetan perkotaan, jalan tol, tanjakan pegunungan, hamparan perkebunan teh, hingga jalur dengan permukaan aspal yang rusak.

Body Boxy Bergaya Mobil Off-Road Klasik
Sejak pertama kali melihatnya, JETOUR T2 langsung menunjukkan aura SUV petualang. Siluet bodinya yang mengotak atau boxy mengingatkan pada mobil-mobil off-road klasik. Di bagian belakang terdapat kompartemen penyimpanan berbentuk mirip ban serep atau “konde”, meski fungsinya sebagai ruang penyimpanan tambahan. Detail ini membuat tampilannya semakin gagah dan maskulin.
Masuk ke dalam kabin, suasana modern langsung terasa. Posisi duduk tinggi memberikan visibilitas luas ke depan, sementara ruang kabin terasa lega sehingga perjalanan jauh tidak cepat melelahkan.
Konsumsi BBM Sebanding dengan Performa
Perjalanan dimulai dari Kota Bogor dengan kondisi lalu lintas padat. Dalam situasi stop and go seperti itu, konsumsi bahan bakar berada di kisaran 1 liter untuk 10 kilometer.
Begitu memasuki jalan tol menuju Bandung, karakter mesin mulai terasa. Akselerasi berlangsung spontan dan tenaga terus mengalir hingga kecepatan tinggi. Saat melaju konstan di jalan bebas hambatan, konsumsi bahan bakar meningkat menjadi sekitar 13 kilometer per liter.
Memasuki kota Bandung, jalanan macet kembali ditemui. Namun, saat mulai masuk di kawasan Ciwidey, karakter jalan berubah drastis. Tanjakan panjang dan tikungan rapat menjadi menu utama sebelum mencapai kawasan wisata Kawah Putih. Pada kondisi seperti ini konsumsi bahan bakar turun menjadi sekitar 8 kilometer per liter, sesuatu yang masih cukup wajar mengingat beban kerja mesin meningkat saat terus menanjak.
Yang menarik, tenaga JETOUR T2 terasa melimpah ketika menghadapi tanjakan. Pengemudi tidak perlu sering mengoreksi posisi pedal gas karena mesin mampu menjaga momentum dengan baik.
Mode Berkendara Bantu Lewati Berbagai Medan dengan Mulus
Kepercayaan diri itu juga didukung sistem X Drive, yakni pengaturan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan karakter permukaan jalan. Pengemudi dapat memilih mode Eco untuk efisiensi bahan bakar, Normal untuk penggunaan harian, Sport saat membutuhkan respons akselerasi lebih cepat, Snow untuk jalan licin, Mud ketika melintasi jalur berlumpur, Sand untuk permukaan berpasir, serta Rock saat melewati jalur berbatu.
Seluruh mode tersebut mengatur respons mesin, transmisi, sistem penggerak, hingga kontrol traksi agar daya cengkeram roda tetap optimal sesuai kondisi jalan.
Kemampuan itu terasa ketika melintasi jalan menuju Kawah Putih yang di beberapa titik memiliki permukaan bergelombang dan rusak. Suspensi mampu meredam guncangan dengan baik sehingga penumpang tetap nyaman menikmati perjalanan tanpa banyak hentakan yang masuk ke kabin.

Fitur Melimpah Mudahkan Perjalanan
Fitur pendukung berkendara juga membantu ketika melewati jalur pegunungan. Auto Hold membuat mobil tetap diam saat berhenti di tanjakan tanpa harus terus menginjak pedal rem. Ketika melewati turunan curam, pengemudi dapat mengandalkan Hill Descent Control (HDC) yang menjaga kecepatan kendaraan secara otomatis sehingga mobil turun dengan stabil tanpa perlu terus menginjak rem.
Selama perjalanan di jalan tol, karakter SUV ini juga terasa menyenangkan. Bobot kendaraan memberikan kestabilan saat melaju cepat, sementara kabin tetap senyap sehingga percakapan antarpenumpang dapat berlangsung nyaman.
Mesin yang Mumpuni untuk Taklukkan Berbagai Medan
Dari sisi teknis, JETOUR T2 mengusung mesin bensin 2.0 liter turbo empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 251 PS dan torsi 390 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan serta sistem penggerak empat roda (4WD) cerdas yang bekerja bersama X Drive untuk menghadapi berbagai kondisi medan.
SUV ini memiliki dimensi panjang sekitar 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, serta wheelbase 2.800 mm yang memberikan ruang kabin lapang. Ground clearance tinggi juga menjadi bekal penting ketika harus melewati jalan berbatu atau permukaan yang tidak rata.
Teman Petualangan bersama Keluarga
Setelah menuntaskan perjalanan sekitar 600 kilometer, JETOUR T2 menunjukkan karakter yang sesuai dengan penampilannya. Ia mampu melahap jalan tol dengan percaya diri, nyaman saat melintasi jalan rusak, serta tidak kesulitan menghadapi tanjakan menuju kawasan wisata pegunungan. Bagi keluarga yang gemar menghabiskan akhir pekan menikmati alam, SUV ini menjadi teman perjalanan yang layak dipertimbangkan.
Tinggalkan Balasan