WWME Distrik VI Bandung Hadir Perdana di Dekanat Pantura, Perkuat Keluarga Katolik Melalui Weekend Marriage Encounter

Foto Bersama

Forumnusantaranews.com- Suasana penuh sukacita, kehangatan, dan harapan mewarnai pelaksanaan Weekend Worldwide Marriage Encounter (WWME) Distrik VI Bandung Angkatan ke-174 yang berlangsung di Hotel Cibening, Purwakarta, pada 21–22 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Weekend Marriage Encounter diselenggarakan di wilayah Dekanat Pantura.

Penyelenggaraan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pastor Paroki Salib Suci Purwakarta sekaligus Ketua Dekanat Pantura, RD Yohanes Istimoer Bayu Ajie, bersama Koordinator Bidang Persaudaraan dan Seksi Keluarga yang memiliki perhatian besar terhadap penguatan pastoral keluarga sebagai Gereja Rumah Tangga.

Angka 174 yang melekat pada kegiatan ini bukan sekadar nomor angkatan, melainkan simbol perjalanan panjang pelayanan Marriage Encounter Distrik VI Bandung yang telah menyelenggarakan 174 kali Weekend Marriage Encounter. Tahun ini juga menjadi momentum istimewa karena gerakan Marriage Encounter telah hadir selama 50 tahun di Indonesia, terus membantu pasangan suami istri memperdalam komunikasi, memperkuat cinta kasih, dan memperbarui kesetiaan dalam Sakramen Perkawinan.

Weekend Marriage Encounter ke-174 diikuti oleh tujuh pasangan suami istri, terdiri dari lima pasangan Paroki Salib Suci Purwakarta dan dua pasangan dari Paroki Santo Marinus Resinda Karawang. Kehadiran para peserta menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran keluarga Katolik akan pentingnya merawat relasi perkawinan di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja keras para aktivis Marriage Encounter Paroki Salib Suci Purwakarta yang dipimpin pasangan Elias dan Posma selaku koordinator paroki, bersama pasangan Tulus-Catrin serta Harto-Sebastiana. Mereka bekerja sama dengan koordinator ME Paroki Resinda Karawang, pasangan Iwan-Antik, serta seluruh aktivis yang terlibat dalam pelayanan.

Dengan semangat “keluarga melayani keluarga”, para aktivis menghadirkan suasana yang akrab, hangat, dan penuh persaudaraan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pelayanan keluarga dalam Gereja mampu menghadirkan kasih Tuhan secara konkret bagi sesama keluarga.

Marriage Encounter sendiri merupakan gerakan Gereja Katolik yang memiliki visi “Cintailah satu sama lain seperti Aku telah mencintaimu” serta misi menyatakan nilai perkawinan dan imamat dalam Gereja dan di seluruh dunia. Melalui metode dialog pasangan dan refleksi mendalam, peserta diajak untuk melihat kembali perjalanan hidup perkawinan mereka, memperbaiki komunikasi, dan memperbarui komitmen cinta kasih yang telah diikrarkan di hadapan Tuhan.

Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh satu imam dan tiga pasangan suami istri sebagai sharer. Weekend ME Angkatan 174 dipimpin oleh Pastor Telesforus Nugroho Krisusanto SS.CC dari Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (SS.CC.), yang setia mendampingi peserta sejak sesi pertama hingga penutupan.

Sebagai Koordinator Marriage Encounter Distrik VI Bandung, pasangan Arnold-Cindy bersama Pastor Nugroho mengawal seluruh proses kegiatan. Sementara materi disampaikan oleh pasangan Mursid-Fara, Suparmo-Erna, dan Pranoto-Etty melalui 12 sesi presentasi yang komunikatif, reflektif, dan menyentuh pengalaman nyata kehidupan keluarga.

Dalam setiap sesi, peserta diajak memperdalam komunikasi hati ke hati, membangun kembali keintiman relasi, menyembuhkan luka-luka komunikasi, serta memperkuat komitmen terhadap Sakramen Perkawinan. Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga karena mampu menemukan kembali kehangatan dan sukacita yang pernah mereka rasakan pada masa awal perkawinan.

Selain mempererat hubungan suami istri, kegiatan ini juga memperkuat persaudaraan antar keluarga Katolik di wilayah Dekanat Pantura. Para peserta semakin menyadari bahwa keluarga yang sehat, harmonis, dan berakar pada iman merupakan fondasi penting bagi kehidupan Gereja dan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin Pastor Telesforus Nugroho Krisusanto SS.CC. Dalam homilinya, ia menegaskan bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama untuk menghadirkan kasih Allah. Karena itu, setiap pasangan dipanggil untuk terus merawat cinta kasih, membangun komunikasi yang sehat, dan menjadi saksi Kristus di tengah keluarga maupun masyarakat.

Pelaksanaan Weekend Marriage Encounter Distrik VI Bandung Angkatan ke-174 menjadi tonggak penting bagi perkembangan pelayanan keluarga Katolik di Dekanat Pantura. Kehadiran program ini diharapkan dapat membuka jalan bagi semakin banyak pasangan suami istri untuk mengalami pembaruan relasi dan memperkuat kehidupan perkawinan mereka.

“Marriage Encounter adalah kesempatan bagi pasangan yang baik untuk menjadi lebih baik, pasangan yang bahagia untuk menjadi semakin bahagia, dan keluarga yang kuat untuk menjadi semakin kokoh dalam kasih Tuhan.” ungkap pasangan peserta, Joes dan Kristina, Angkatan ke-174 Marriage Encounter Distrik VI Bandung.

Melalui gerakan ini, keluarga-keluarga Katolik diajak untuk terus membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh sukacita, dan menjadi tanda nyata kasih Allah di tengah dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *