Bappeda Tulungagung Saat Rapat Konsolidasi bersama Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung
TULUNGAGUNG.ForumNusantaraNews – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung berkomitmen melakukan langkah-langkah percepatan untuk menyelesaikan persoalan jalan lingkar Waduk Wonorejo.
Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro dalam rapat konsolidasi bersama Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung di ruang rapat lantai 2 Kantor Bappeda pada hari pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.30 WIB.
“Pemkab Tulungagung telah berupaya semaksimal mungkin dan akan terus melakukan langkah-langkah percepatan guna menyelesaikan persoalan Jalan Lingkar Wonorejo yang selama kurang lebih 18 tahun menjadi keluhan masyarakat,” kata Bagus.
Dirinya meminta adanya kerja sama dan sinergi dari seluruh pihak terkait, khususnya PJT, BBWS, serta Perhutani, agar permasalahan status jalan dapat segera terselesaikan sehingga proses pembangunan dapat segera dilaksanakan.
“Jabatan ini akan menjadi taruhannya demi selesainya persoalan yang telah berlarut-larut selama hampir dua dekade. Kami akan mengundang pihak Perhutani di awal bulan Agustus nanti,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Dana mengatakan, persoalan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo harus menjadi perhatian khusus Pemkab Tulungagung mengingat dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat.
Menurutnya, masyarakat Desa Wonorejo akan melakukan aksi besar-besaran berupa penghentian dan pemblokadean seluruh aktivitas yang berkaitan dengan Waduk Wonorejo mulai sektor perhotelan, pariwisata, pengairan, hingga PLTA apabila pembangunan jalan tersebut belum terealisasi hingga akhir tahun 2026.
“Jika akhir tahun 2026 pembangunan jalan belum terealisasi, maka masyarakat Desa Wonorejo akan melakukan aksi besar-besaran,” kata Dana.
Di tempat yang sama, Koordinator Desa Ormas 212 Wonorejo, Beni mengatakan, seluruh masyarakat Desa Wonorejo telah siap melakukan aksi besar-besaran jika pembangunan jalan belum terealisasi hingga akhir tahun 2026.
Beni berharap, rapat konsolidasi ini bisa menjadi langkah konkret dalam mempercepat penyelesaian status dan pembangunan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo, sehingga masyarakat Desa Wonorejo dapat segera menikmati akses jalan yang layak demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.**
Tinggalkan Balasan