Batang Hari, Forumnusantaranews.com-
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, memimpin Rapat Koordinasi Rakorkoordinasi TP-PKK se-Kabupaten Batang Hari di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati, (25/6/2026).
Rakor ini jadi momentum menyatukan gerak seluruh jajaran PKK kecamatan dalam mengawal program kerja semester II Tahun 2026.
Kegiatan dihadiri seluruh Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Batang Hari. Turut serta Sekretaris, Bendahara, Ketua dan Sekretaris Pokja I hingga Pokja IV, serta Koordinator Motivator Kecamatan.
Kehadiran lengkap unsur pengurus ini menunjukkan komitmen PKK Batang Hari untuk bergerak serentak, tidak parsial.
Dalam rakor, masing-masing TP-PKK kecamatan membawa program kerja periode Juni hingga Desember 2026. Dokumen itu dibahas bersama sebagai bahan evaluasi, sinkronisasi, dan penyelarasan dengan program prioritas kabupaten.
Beberapa poin yang jadi sorotan penguatan 10 Program Pokok PKK, stunting, kesehatan keluarga, ekonomi kreatif UMKM binaan PKK, ketahanan pangan, serta pemberdayaan perempuan di desa.
“Rakor ini upaya kita memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi. Program di kecamatan harus selaras dengan arah kebijakan PKK Kabupaten agar hasilnya terukur dan berdampak,” jelas Bunda Zulva.
Dalam sambutannya, Bunda Zulva Fadhil menekankan pentingnya kerja kolektif dan komitmen tinggi dari seluruh jajaran.
“Melalui pertemuan ini, saya berharap seluruh jajaran TP-PKK dapat meningkatkan koordinasi, memperkuat komitmen, serta mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Tujuannya satu, mendukung terwujudnya keluarga yang berdaya, sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar program PKK tidak berhenti di atas kertas. Eksekusi di lapangan, pendampingan, dan pelaporan harus berjalan beriringan. Motivator kecamatan diminta aktif turun ke desa untuk memastikan program menyentuh sasaran.
Bunda Zulva menutup arahannya dengan mengajak seluruh pengurus mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Dengan semangat kebersamaan, TP-PKK Kabupaten Batang Hari terus berupaya menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini bagian dari dukungan nyata PKK terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan, menuju Batang Hari Super Tangguh,” ujarnya.
Rakor ditutup dengan sesi diskusi, penyamaan data program, dan penyusunan jadwal monitoring ke kecamatan pada Juli–Agustus 2026. TP-PKK Kabupaten akan turun langsung memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.(Tat,/Nic)
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, memimpin Rapat Koordinasi Rakorkoordinasi TP-PKK se-Kabupaten Batang Hari di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati, (25/6/2026).
Rakor ini jadi momentum menyatukan gerak seluruh jajaran PKK kecamatan dalam mengawal program kerja semester II Tahun 2026.
Kegiatan dihadiri seluruh Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Batang Hari. Turut serta Sekretaris, Bendahara, Ketua dan Sekretaris Pokja I hingga Pokja IV, serta Koordinator Motivator Kecamatan.
Kehadiran lengkap unsur pengurus ini menunjukkan komitmen PKK Batang Hari untuk bergerak serentak, tidak parsial.
Dalam rakor, masing-masing TP-PKK kecamatan membawa program kerja periode Juni hingga Desember 2026. Dokumen itu dibahas bersama sebagai bahan evaluasi, sinkronisasi, dan penyelarasan dengan program prioritas kabupaten.
Beberapa poin yang jadi sorotan penguatan 10 Program Pokok PKK, stunting, kesehatan keluarga, ekonomi kreatif UMKM binaan PKK, ketahanan pangan, serta pemberdayaan perempuan di desa.
“Rakor ini upaya kita memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi. Program di kecamatan harus selaras dengan arah kebijakan PKK Kabupaten agar hasilnya terukur dan berdampak,” jelas Bunda Zulva.
Dalam sambutannya, Bunda Zulva Fadhil menekankan pentingnya kerja kolektif dan komitmen tinggi dari seluruh jajaran.
“Melalui pertemuan ini, saya berharap seluruh jajaran TP-PKK dapat meningkatkan koordinasi, memperkuat komitmen, serta mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Tujuannya satu, mendukung terwujudnya keluarga yang berdaya, sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar program PKK tidak berhenti di atas kertas. Eksekusi di lapangan, pendampingan, dan pelaporan harus berjalan beriringan. Motivator kecamatan diminta aktif turun ke desa untuk memastikan program menyentuh sasaran.
Bunda Zulva menutup arahannya dengan mengajak seluruh pengurus mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Dengan semangat kebersamaan, TP-PKK Kabupaten Batang Hari terus berupaya menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini bagian dari dukungan nyata PKK terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan, menuju Batang Hari Super Tangguh,” ujarnya.
Rakor ditutup dengan sesi diskusi, penyamaan data program, dan penyusunan jadwal monitoring ke kecamatan pada Juli–Agustus 2026. TP-PKK Kabupaten akan turun langsung memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.(Tat,/Nic)
Tinggalkan Balasan