Lapangan Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Senin (22/6/2026), dipadati ribuan jamaah. Mereka tumpah ruah sejak pagi untuk menghadiri Tabligh Akbar bersama penceramah kondang Ustadz Abdul Somad atau UAS. Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief hadir langsung dan menyatu dengan warga.
Suasana khidmat terasa sejak azan berkumandang. Jamaah datang dari berbagai desa di Kabupaten Batang Hari hingga daerah tetangga. Jalanan sekitar lokasi penuh, kendaraan roda dua dan roda empat berjejer rapi diparkir warga.
Kehadiran UAS memang jadi magnet utama. Masyarakat antusias ingin mendengar langsung tausiyah tentang persatuan, ibadah, dan pedoman hidup dari dai yang dikenal luas itu.
Bupati Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang bekerja sama menyukseskan acara. Menurutnya, Tabligh Akbar seperti ini jadi momentum penting memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Kegiatan keagamaan ini mempererat silaturahmi antarwarga. Sekaligus menambah wawasan keagamaan yang bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Fadhil di sela acara.
Ia menilai penguatan nilai keimanan dan ketakwaan harus jadi pondasi pembangunan daerah. Fisik boleh dibangun, tapi spiritual warga juga harus terus dijaga.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad mengajak jamaah menjaga persatuan umat Islam. Ia berpesan agar warga memperkuat ibadah, menghormati orang tua, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
“Di tengah derasnya informasi dan godaan dunia, hanya Al-Qur’an yang bisa jadi kompas hidup kita,” tegas UAS disambut aamiin ribuan jamaah.
Antusiasme warga terlihat dari awal hingga akhir acara. Jamaah tertib, duduk rapat, dan khusyuk menyimak setiap pesan yang disampaikan. Tidak sedikit yang merekam tausiyah lewat ponsel untuk dibagikan ke keluarga.
Tabligh Akbar ini diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial tahunan. Bupati Fadhil berharap kegiatan mampu memperkuat kebersamaan dan keharmonisan masyarakat.
Dengan fondasi religius yang kuat, Pemkab Batang Hari optimis bisa mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera. Nilai spiritual jadi penguat, pembangunan infrastruktur dan ekonomi jadi jalannya.
Kehadiran ribuan jamaah di Desa Terusan jadi bukti nyata. Masyarakat Batang Hari punya semangat besar untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT sambil membangun daerah bersama-sama.(Nic/Tat)
Tinggalkan Balasan