Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., hadir langsung dan memberi dukungan penuh pada pembukaan Job Fair dan Bazar UMKM Bhayangkara Presisi 2026. Kegiatan yang diinisiasi Kepolisian Daerah Polda Jambi ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Acara resmi dibuka Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Afriansyah Noor,M.Si., Senin (22/6/2026) di Lippo Plaza Jambi. Job fair berlangsung selama 3 hari, 22-24 Juni 2026, dan terbuka gratis untuk umum.
Pembukaan dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M. Nyamin, S.I.P., M.M., unsur Forkopimda se-Provinsi Jambi, akademisi, pimpinan perusahaan, pelaku UMKM, serta ratusan pencari kerja.
Mengusung tema “Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazar UMKM”, kegiatan menghadirkan lebih dari 1.000 lowongan kerja dari sekitar 100 perusahaan yang berpartisipasi. Bersamaan, 37 pelaku UMKM Jambi mendapat ruang untuk memamerkan dan memasarkan produk unggulan langsung kepada masyarakat.
“Kami menghadiri Bazar UMKM dan Job Fair yang diinisiasi Polda Jambi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk membuka lapangan pekerjaan sekaligus memberdayakan sektor UMKM,” ujar Wawako Diza usai pembukaan.
Diza menyatakan Pemerintah Kota Jambi menyambut baik arahan dan program Pemerintah Pusat. Program itu bertujuan meningkatkan kesempatan kerja, membuka lapangan kerja baru, serta berdampak pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.
“Kota Jambi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi menjadi tujuan masyarakat pendatang yang mencari pekerjaan. Kondisi ini jadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” jelas Diza.
“Kami menyambut baik arahan Kementerian Ketenagakerjaan. Di Kota Jambi masih ada masyarakat pendatang yang belum mendapat kesempatan kerja memadai. Hal ini berdampak pada angka kemiskinan dan pengangguran, meskipun dari tahun ke tahun trennya mengalami penurunan,” tambahnya.
Pemkot Jambi terus berikhtiar lewat program pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, serta berbagai program sosial ekonomi lain yang digagas Wali Kota Jambi. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus berupaya memperbaiki angka pengangguran dan kemiskinan melalui program yang telah berjalan. Mudah-mudahan terjalin sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kota dalam menjalankan program pembangunan ke depan,” katanya.
Diza menegaskan Pemkot Jambi konsisten menciptakan lapangan kerja baru dan menguatkan sektor ekonomi. Pada peringatan Hari Jadi Kota Jambi beberapa waktu lalu, Pemkot sudah menyelenggarakan job fair dengan sekitar 3.800 peluang kerja tersedia.
“Wali Kota Jambi selalu menghimbau para investor dan pelaku usaha agar memberikan prioritas rekrutmen kepada tenaga kerja ber-KTP Kota Jambi. Ini upaya nyata mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” ungkapnya.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Afriansyah Noor,M.Si., mengapresiasi Polda Jambi yang fokus pada program pengentasan kemiskinan lewat penyediaan lapangan kerja.
“Saya dari Kementerian Ketenagakerjaan mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran kepolisian khususnya Polda Jambi. Ada lebih dari seribu lowongan pekerjaan dan sekitar seratus perusahaan hadir merekrut tenaga kerja. Ini langkah nyata membantu mengurangi angka pengangguran di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Menurut Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, persoalan pengangguran berkorelasi dengan meningkatnya masalah sosial dan angka kriminalitas. Karena itu, membuka akses pekerjaan menjadi langkah strategis meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
“Job Fair dan Bazar UMKM Bhayangkara Presisi bukan sekadar seremonial. Melalui kegiatan ini, Polda Jambi berharap memberi manfaat nyata bagi pencari kerja dan generasi muda yang membutuhkan kesempatan kerja,” tutur Kapolda.
Kegiatan dilaksanakan lewat kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lain guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Provinsi Jambi dan memperluas akses informasi lowongan pekerjaan.
“Mudah-mudahan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Jambi, khususnya adik-adik yang sedang membutuhkan pekerjaan. Dengan sinergi baik antara Polri, Pemerintah, dan dunia usaha, kita berharap semakin banyak masyarakat mendapat kerja dan kesejahteraannya meningkat,” tegas Kapolda Jambi.
Dengan Job Fair dan Bazar UMKM Bhayangkara Presisi 2026, diharapkan kesempatan kerja meluas, pertumbuhan UMKM menguat, angka pengangguran dan kemiskinan ditekan, serta tercipta kesejahteraan dan stabilitas sosial di Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi.(Tat/Nic)
Tinggalkan Balasan