Danrem 042/Gapu: Pencegahan Kunci Utama Atasi Karhutla Sarolangun Catat 113 HotSpot Sepanjang Juli

Jambi, Forumnusantaranesw.com-
Danrem 042/Gapu selaku Pelaksana Harian (Plh). Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi Brigjen TNI Nyamin menegaskan pencegahan adalah langkah utama dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan Karhutla.
Hal itu disampaikan Danrem 042/Gapu saat menjadi narasumber Podcast Kompas TV bersama presenter Jumadi, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah selaku Wadan Satgas Karhutla Provinsi Jambi, Rabu (29/7/2026).
Dalam podcast tersebut, Brigjen TNI Nyamin memaparkan kondisi terkini Karhutla di Jambi, strategi penanganan, dan pentingnya sinergi seluruh unsur menghadapi musim kemarau.
Berdasarkan hasil pemetaan Satgas melalui patroli darat, patroli udara, dan pemantauan hotspot, ada 5 wilayah prioritas pengawasan Kabupaten Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Batanghari.
Sarolangun menjadi perhatian utama. Sepanjang Juli 2026 tercatat 113 hotspot, terutama di wilayah Batang Asai dan Mandiangin.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, Korem 042/Gapu mengerahkan 162 personel di Posko Terpadu Karhutla dan 490 personel siaga.
Personel tersebut bersinergi dengan BPBD, Manggala Agni, Polri, BNPB, dan instansi terkait dalam patroli, pemadaman, serta upaya pencegahan.
Danrem menjelaskan tantangan terbesar penanganan Karhutla ada di lahan gambut. Api dapat membakar hingga ke bawah permukaan tanah.
“Kondisi itu diperberat sulitnya akses menuju lokasi, keterbatasan sumber air, cuaca panas disertai angin kencang, serta masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar,” jelas Brigjen TNI Nyamin.
Karena itu Satgas mengedepankan langkah preventif: patroli terpadu, deteksi dini hotspot, sosialisasi ke masyarakat, pembinaan Masyarakat Peduli Api MPA, pemetaan daerah rawan, hingga pengecekan kesiapan sarana dan prasarana.
“Di sisi lain, penegakan hukum tetap kita lakukan terhadap pihak yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan,” tegas Danrem.
Brigjen TNI Nyamin juga memastikan Satgas telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kabut asap. Di antaranya distribusi masker, dukungan posko kesehatan, pengerahan Babinsa membantu penyaluran logistik, serta koordinasi lintas sektor untuk melindungi masyarakat terdampak.
Sementara itu, Bachyuni Deliansyah menegaskan BPBD Provinsi Jambi terus memperkuat koordinasi bersama seluruh unsur Satgas melalui Posko Karhutla.
“Tujuannya agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif,” ujarnya.
Menutup perbincangan, Danrem mengajak seluruh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan setiap temuan titik api.
“Keberhasilan pengendalian Karhutla bukan hanya ditentukan oleh keberhasilan memadamkan api, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak mencegah kebakaran sejak dini melalui sinergi dan kepedulian bersama,” pungkasnya.
Usai podcast, Brigjen TNI Nyamin bersama Bachyuni Deliansyah dan kru Kompas TV meninjau Posko Satgas Karhutla. Danrem menerima paparan mengenai kondisi hotspot, kesiapan personel dan peralatan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan Satgas dalam mengendalikan Karhutla di wilayah Jambi.,(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *