NGAWI.FN. Pemerintah Daerah kabupaten Ngawi mempunyai luas 1.298.58 km2terdiri dari lahan pertanian sebesar 35,97% secara adminitrasi wilayah kabupten Ngawi terbagi 19 kecamatan meliputi 230 desa dan 4 kelurahan.Topogarafi wilayah Ngawi berupa daratan tinggi dan daratan rendah dari 19 kecamatan 4 kecamatan terletak di lereng gunung Lawu yakni kecamatan Sine, Ngrambe, Kendal dan kecamatan Jogorogo. Forum Perangkat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa tahun 2026 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan tahun 2027 diikuti Bappeda, Badan Keuangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Camat, Pendamping Desa dan PKK kabupaten Ngawi bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa kabupaten Ngawi, pada Selasa 24 Pebruari 2026.
“Acara tersebut dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi, Budi Santoso, S.STP,MSi dalam sambutnya mengatakan bahwa Kegiatan Forum Perangkat Daerah tahun 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja pembangunan tahun 2027 guna menyelaraskan program perangkat daerah serta usulan dari hasil musrenbang RKPD untuk mempertajam indikator target kinerja sesuai tupoksi perangkat daerah secara optimal guna pencapaian sasaran dengan kewenangan dan bersinergi dalam melaksanakan prioritas pembangunan daerah.Menyesuaikan pendanaan. Setiap kegiatan program pembangunan berdasarkan pagu dan regulasi juga kemampuan keuangan daerah. Semua harus bisa menunjukan etos kerja serta integritas aparatur pemerintah untuk memberikan pelayanan prima sehingga bisa meningkatkan kualitas percepatan pembangunan infrastruktur, berkesinambungan, kondusif selain itu melalui pengembangan budaya lokal berdasarkan keagamaan dan filosofil gotong – royong. Sesuai Visi dan Misi kabupaten Ngawi. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi lintas perangkat daerah guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang selaras, terpadu dan berkelanjutan.
“Perwakilan BAPPEDA Erna Indrawati menyampaikan bahwa pelaksanaan Forum Perangkat Daerah adalah mrnyelaraskan program dan kegiatan PD dengan usulan kegiatan hasi dari Musrenbang RKPD kecamatan kegiatan PD untuk penyempurnaan Rancangan Renja PD, mempertajam indicator serta target kenerja program dan kegiatan PD sesuai dengan tugas dan fungsi PD, kegiatan antar PD dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenagan untuk sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah, penyesuaian pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing PD. Rancangan Renja PD hasil forum PD menjadi bahan pemutakhiran Rancangan RKPD untuk selanjutnya dibahas di dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Ngawi. Jadwal dan Penyusunan RKPD 2027, capaian kinerja daerah yaitu indicator kinerja utama (IKU) kabupaten Ngawi,isu strategis dan prioritas pembangunan daerah, sasaran dan prioritas pembangunan daerah tahun 2026, sesuai Visi dan Misi Bupati Ngawi, Tema pembangunan tahun 2026,” Catatan semua usulan yang masuk dapat diterima hingga tahapan akhir karena harus menyesuian dengan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.Melalui Forum OPD ini diharapkan dapat tercapai kesepakatan program pembangunan yang realistis, tepat sasaran dan sesuai kemampuan keuangan daerah juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat .
Kegiatan Forum Perangkat Daerah tahun 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah tahun 2027, bertujuan untuk membahas program kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun perencanaan sekaligus sebagai tahapan lanjutan dari hasil Musrenbang kecamatan. Berlandaskan Hukum Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017, Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor ; 4 tahun 2024 dan Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 9 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah ( RPJMD ) Kabupaten Ngawi tahun 2021-2026, berjalan aman dan sukses. (adf)
Tinggalkan Balasan