Manchester City Juara Piala FA Usai Kalahkan Chelsea 1-0

Manchester City Juara Piala FA 2025-2026 dengan Kemenangan Tipis atas Chelsea

Manchester City resmi menjadi juara Piala FA musim ini setelah mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 dalam pertandingan final yang digelar di Stadion Wembley, Sabtu malam, 16 Mei 2026. Gol tunggal yang dicetak oleh Antoine Semenyo pada babak kedua menjadi penentu kemenangan bagi tim asuhan Pep Guardiola.

Dominasi City dalam Pertandingan

Secara statistik, Manchester City tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Mereka mampu menguasai bola hingga 56 persen, sementara Chelsea hanya mencatatkan 44 persen penguasaan bola. City juga melepaskan sembilan tembakan selama pertandingan, empat di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Chelsea hanya memiliki tujuh percobaan, satu di antaranya tepat sasaran.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Manchester City sempat membuka keunggulan pada menit ke-27 melalui Erling Haaland. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit Darren England karena Haaland berada dalam posisi offside.

Permainan Cepat dan Pelanggaran Keras

Chelsea berusaha merespons dengan permainan cepat dan tekanan di lini tengah. Namun, pertandingan mulai diwarnai pelanggaran keras. Enzo Fernandez menerima kartu kuning pada menit ke-29 setelah melakukan tekel keras. Tiga menit kemudian, Marc Cucurella juga mendapat kartu kuning akibat pelanggaran terhadap pemain City.

Kontroversi muncul menjelang turun minum. Pada menit ke-45+2, salah satu pemain Chelsea dijatuhkan di dalam kotak penalti saat berada dalam posisi berbahaya. Para pemain The Blues langsung meminta penalti, tetapi wasit memilih melanjutkan pertandingan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.

Perubahan Strategi dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, Guardiola melakukan pergantian dengan memasukkan Rayan Cherki menggantikan Omar Marmoush. City langsung tampil agresif. Antoine Semenyo hampir membawa timnya unggul pada menit ke-47. Tetapi bola hasil sundulannya melambung tipis di atas mistar.

Chelsea kembali dibuat frustrasi oleh keputusan kontroversial wasit pada menit ke-58. Bola terlihat mengenai tangan pemain Manchester City di area penalti, namun wasit tidak menganggapnya sebagai handball. Sebelumnya, Joao Pedro juga sempat terjatuh di kotak penalti setelah mendapat hadangan bek City pada menit ke-66, tetapi klaim penalti kembali diabaikan.

Manchester City akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72. Antoine Semenyo mencetak gol spektakuler melalui sontekan di dalam kotak penalti. Gol itu membuat City unggul 1-0.

Tekanan Berlanjut dan Peluang Emas

Chelsea mencoba bangkit dan terus menekan pada sisa pertandingan. Pada menit ke-77, mereka kembali meminta penalti usai terjadi kontak di kotak terlarang. Namun wasit lagi-lagi menilai duel tersebut sebagai kontak normal.

Peluang emas City untuk menggandakan keunggulan datang pada menit ke-84. Matheus Nunes berhasil masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.

Chelsea kemudian kehilangan Joao Pedro yang mengalami cedera pada menit ke-86. Ia harus ditarik keluar dan digantikan Alejandro Garnacho.

Ketegangan di Akhir Pertandingan

Ketegangan meningkat pada masa injury time ketika Moises Caicedo menerima kartu kuning pada menit ke-90+2 akibat melayangkan protes berlebihan kepada wasit. Hingga peluit panjang dibunyikan, Chelsea gagal menyamakan kedudukan. Manchester City pun memastikan kemenangan 1-0 sekaligus membawa pulang trofi Piala FA musim ini di Wembley.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *