Satgas TNI Temukan Ratusan Batang Ganja Siap Panen di Yahukimo

Penemuan Ribuan Batang Pohon Ganja di Wilayah Papua Pegunungan

Satuan tugas pengamanan perbatasan (Pamtas) Indonesia-Papua Nugini, yaitu Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi kembali menemukan jumlah yang besar dari pohon ganja siap panen. Kali ini, total temuan mencapai 5.715 batang. Lokasi penemuan berada di wilayah Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa pohon ganja tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda. Ia menyampaikan apresiasi kepada satuan dan prajurit yang telah melaksanakan patroli dan mendapatkan kurang lebih 5.715 batang ganja di daerah Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo.

Menurut jenderal bintang tiga TNI AD tersebut, ribuan batang pohon ganja itu diduga ditanam oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Mereka menanam ganja untuk dijual dan diedarkan selama momen Piala Dunia 2026 berlangsung. Temuan itu sekaligus menegaskan temuan sebelumnya, yaitu OPM sengaja membudidayakan dan memaksa warga untuk menanam ganja demi kepentingan ekonomi pembiayaan aksi teror yang mereka lakukan.

Tanam Ganja untuk Biayai Teror

Alasan utama OPM melakukan hal ini adalah karena mereka butuh biaya untuk mendanai aksi teror, tindak kejahatan, dan operasi-operasi di Papua. “5.715 batang pohon ganja ini menunjukkan bahwa informasi yang selama ini kami dengar dan fakta di lapangan beberapa waktu yang lalu. OPM dengan sengaja membudidayakan ganja-ganja dan memaksa masyarakat untuk menanam ganja di pekarangan rumahnya,” ujar Lucky.

Sebelumnya, satgas yang sama juga menemukan 5.000 batang tanaman ganja. Temuan itu mereka dapati saat berpatroli di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Berdasarkan laporan yang diterima oleh Koops TNI Habema dan disampaikan kepada publik pada Jumat (17/7), ribuan batang pohon ganja tersebut ditemukan pada Senin (13/7).

Total ada dua lokasi penanaman ganja yang berhasil ditemukan oleh para prajurit TNI di Yahukimo. Menurut Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna, temuan itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Para prajurit menemukan lahan yang ditanami ganja setelah menempuh medan pegunungan yang terjal.

Proses Penemuan yang Profesional

“Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan pengamanan terhadap sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” terang Wirya kepada awak media.

Di lokasi pertama yang berada di wilayah Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di lokasi kedua yang terletak di area Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja. Selain itu, ditemukan pula 1 busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi.

Temuan tersebut sangat luar biasa besar karena selama periode Januari-Juni 2026, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III yang membawahi Koops TNI Habema, komando utama TNI di Papua, dan seluruh satgas TNI, baru mendapatkan 1.479 batang pohon ganja. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas penanaman ganja di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *