Terlibat Perkelahian Kelompok Belasan Pemuda Diamankan, Seorang Miliki Sajam


Makassar, FN.news.com –

Ada sebuah kutipan pernyataan dan pesan Bung Karno yang sangat terkenal “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Kutipan tersebut sudah tak berlaku buat belasan pemuda yang telah diamankan di Markas Komando Polrestabes Makassar karena terlibat perkelahian antar kelompok. (Sabtu, 18/07/2020), dini hari.

Pantauan awak media merekam langkah kaki Unit Operasional Intelejen bersebaran berpenampilan undercover, Unit Jatanras Polrestabes Makassar bersama Uniform Personil Polsek Mamajang melaksanakan giat Hunting Premanisme dan Kriminalitas dimalam hari guna memberantas aksi Geng Motor, Balapan Liar dan Pemuda begadang yang tak jelas maksud dan tujuannya menikmati malam.

Alhasil perkelahian antar Kelompok pun berhasil diredam dan mengamankan pemuda berjumlah 17 orang dan di antara mereka yakni seorang Lk. Inisial MAK (19 thn), Pek. Buruh Bangunan, Alamat Jl. Rappocini Raya Kota Makassar memiliki Sajam berupa 2 (dua) batang anak panah/busur serta satu buah pelontar/ketapelnya.

“Sekitar pukul 03.40 wita dini hari kami telah mengamankan beberapa pemuda karena diduga telah atau persiapan melakukan aksi perkelahian kelompok. TKP Jl.Serigala Kecamatan Mamajang tepatnya depan Kedai Jiwa Kota Makassar. Kemungkinan mereka ingin melakukan aksi balasan dengan pemuda Jl.Andi Djemma dan geng motor yang melintas di wilayahnya. Mereka begadang hanya untuk euforia seperti tawuran, Saat ini masih diambil keterangannya di Polrestabes Makassar”,

“Beberapa Kendaraan sepeda motorpun kami amankan, termasuk Seorang Laki-laki domisili Jl.Rappocini Raya di amankan guna proses hukum karena memiliki sajam, Kasusnya kami serahkan Ke Unit Jatanras Polrestabes Makassar, untuk Lotus tetap Wilkum Polsek Mamajang guna proses lebih lanjut, tadi malam memang kita gabungan dengan Polsek Mamajang menyisir dengan beberapa target lokasi untuk menciduk unsur-unsur premanisme di malam hari”, tegas seorang Perwira Unit Tindak yang tak ingin disebutkan namanya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *