Wali Kota Maulana Evaluasi SMPN 2026 Ada SMPN di Jambi Sepi Peminat Karena Langganan Banjir, Pertimbangan Marger

Jambi, Forumnudantaranews.com-
Pemerintah Kota Jambi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemerataan layanan pendidikan tingkat SMP Negeri menyusul hasil SPMB tahun ajaran 2026/2027.
Hasilnya, masih terdapat sejumlah SMPN yang belum memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru.
Hal itu disampaikan Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Sabtu (11/7/2026).
Dari hasil evaluasi, ditemukan satu SMP negeri yang jumlah pendaftarnya masih di bawah 10 orang.
“Penyebab utamanya adalah kondisi lingkungan sekolah yang kerap terdampak banjir,” kata Wali Kota Maulana.
Menurutnya, lapangan sekolah berada di lokasi yang lebih rendah sehingga hampir setiap kali hujan deras mengalami genangan.
Kondisi itu menghambat aktivitas siswa, terutama kegiatan di luar ruangan, dan berdampak langsung terhadap penurunan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah tersebut.
Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkot Jambi mempertimbangkan opsi penggabungan atau merger sekolah yang secara konsisten mengalami kekurangan peserta didik.
“Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pendidikan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah,” jelas Maulana.
Meski begitu, Wali Kota menegaskan sebagian besar SMP negeri di Kota Jambi telah memenuhi kuota penerimaan.
Untuk sekolah yang masih memiliki kursi kosong, Pemkot mengambil kebijakan khusus.
Sekolah tersebut tidak akan kembali membuka pendaftaran secara daring. Pendaftaran hanya akan dilayani secara luring bagi calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah.
“Kebijakan ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap keberadaan sekolah swasta agar tetap memperoleh kesempatan menerima peserta didik,” ujarnya.
Maulana juga menyoroti faktor lain penurunan jumlah siswa. Saat ini masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pendidikan, seperti pesantren dan sekolah Islam yang semakin diminati.
Ke depan, Pemkot Jambi meminta Dinas Pendidikan untuk mengembangkan SMP negeri dengan program unggulan.
“Hal ini agar setiap sekolah memiliki keunggulan serta mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan menarik minat masyarakat,” kata Maulana.
Program yang dimaksud meliputi penguatan kegiatan keagamaan, pendidikan karakter, serta pengembangan berbagai kompetensi khusus sesuai potensi masing-masing sekolah.
Dengan strategi ini, Pemkot berharap SMP negeri di Kota Jambi tidak hanya menjadi pilihan utama, tetapi juga mampu bersaing dan menjawab kebutuhan masyarakat.(Tat/Nic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *