Semen Padang Kembali Kalah dalam Laga Kontra Borneo FC
Pada pertandingan pekan ke-29 BRI Super League 2025/26, Semen Padang kembali mengalami kekalahan saat bertandang ke markas Borneo FC. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam, berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan Pesut Etam.
Tiga gol yang mencatatkan kemenangan Borneo FC berasal dari tiga pemain yang masing-masing mencetak satu gol. Komang Teguh menjadi pembuka gol, diikuti oleh Kaio dan Koldo Obieta. Hasil ini memperpanjang rekor buruk Semen Padang yang kini telah mengalami empat kekalahan beruntun.
Secara keseluruhan, tim asuhan Imran Nahumarury ini telah mengalami 19 kekalahan sepanjang musim ini. Meski demikian, pelatih Semen Padang tetap mengapresiasi usaha para pemainnya dalam laga tersebut.
Imran Nahumarury mengakui bahwa Borneo FC memang tampil lebih siap dan layak meraih kemenangan. Namun, ia juga menilai perjuangan pemainnya patut diapresiasi.
“Selamat untuk Borneo FC, mereka pantas menang karena lebih siap. Namun, saya juga mengapresiasi pemain saya yang tampil luar biasa,” ujarnya.
Menurut mantan pelatih Malut United FC ini, pertandingan melawan Borneo FC merupakan tantangan besar. “Ini adalah laga besar. Anak-anak sudah bermain ekstra keras. Namun, lawan bukan sembarangan, yaitu Borneo FC.”
Ia juga menambahkan bahwa anak-anak telah membuktikan perjuangan mereka di lapangan. Meskipun beberapa peluang gagal dikonversi menjadi gol, ia tetap memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukan.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan lima pertandingan, Imran menegaskan bahwa timnya harus segera melakukan perbaikan. Ia menyoroti beberapa aspek penting yang perlu diperbaiki, antara lain efektivitas serangan, transisi permainan, hingga pertahanan dalam situasi bola mati.
“Banyak hal yang wajib kita perbaiki. Penyerangan, penyelesaian akhir, serta pertahanan dan transisi permainan,” jelasnya.
Semen Padang kini dituntut untuk tampil lebih konsisten jika ingin menjaga harapan bertahan di BRI Super League. Dengan waktu yang masih tersisa, pelatih dan pemain harus bekerja sama untuk memperbaiki performa dan meningkatkan hasil dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Tinggalkan Balasan