Jambi, Forumnusantaranews.com-
Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno didampingi Sekda Budhi Hartono, S.Sos., M.T. menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Penanggulangan Karhutla Makorem 042/Gapu, Selasa (18/8/2026) pukul 07.39 WIB.
Rakor dipimpin Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M selaku Danrem 042/Gapu sekaligus Plh. Dansatgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi.
Dalam rapat diungkapkan karhutla di Muaro Jambi terjadi sejak 5 Agustus 2026 dan belum padam sepenuhnya. Titik api tersebar di empat kecamatan,
Kecamatan Kumpeh Desa Rindang, Pematang Raman, Kelurahan Tanjung, Saponjen, Rantau Panjang, Kecamatan Mestong Darat, Pematang Gajah, Muaro Pijoan, Kecamatan Sungai Gelam Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan RondangSaat ini sudah padam dan dalam tahap pendinginan
“Dengan sinergitas Satgas Provinsi dan Kabupaten, api dapat dikendalikan dan dipadamkan. Untuk Rondang saat ini sudah padam dan sedang pendinginan,” ujar Bupati.
Dr. Bambang Bayu Suseno menyampaikan, sejak Maret hingga 15 Agustus 2026 telah terjadi 25 kejadian karhutla.
Kebakaran terluas terjadi di Desa Persiapan Air Merah, Sungai Gelam, 5-15 Agustus 2026. Kendalanya lahan gambut kedalaman 4-5 meter, akses jalan tidak ada, sumber air terbatas, dan tiupan angin.
Bupati menegaskan Pemkab akan memanggil perusahaan agar terlibat langsung dalam penanganan.
“Kadang perusahaan tidak memikirkan dampak. Ke depan perusahaan harus punya tugas jelas dan ikut andil,” katanya. Ia juga meminta mitigasi diperkuat agar Muaro Jambi menjadi percontohan daerah lain. Penanganan harus berupa pencegahan, bukan hanya setelah kejadian.
Pemkab telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla melalui SK Bupati Nomor 166/Kep.Bup/BPBD/2026 berlaku 15 April – 15 Oktober 2026.
Langkah yang sudah dilakukan Apel siaga dan pengecekan sarana 22 Juli 2026, patroli, sosialisasi, posko bersama Satgas Provinsi, distribusi logistik, dan anggota disiagakan 1×24 jam.
Hadir jajaran Forkopimda, instansi vertikal, Karo Ops Polda Jambi, Wakapolres Muaro Jambi, Dandim 0415/Jambi, Kepala Kejari Muaro Jambi, Kalaksa BPBD Provinsi dan Kabupaten, Dinas Kehutanan, Perkebunan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, BMKG Jambi, Basarnas, Manggala Agni, Ketua Forum PRB Provinsi Jambi Kurniawan Gotama, Damkar Muaro Jambi, dan OPD terkait.
Pemkab Muaro Jambi menyatakan siap bersinergi dengan TNI, Polri, BMKG, dan seluruh stakeholder agar kebakaran tidak meluas dan berdampak pada kesehatan masyarakat.(*/Tat)
Bupati Bambang Bayu Suseno Hadiri Rakor Penanganan Karhutla di Makorem 042/Gapu



















