Latihan Militer Komcad Kuatkan Karakter dan Ketangguhan ASN

Upacara Penutupan Latihan Dasar Militer Komcad ASN Gelombang I Tahun 2026

Wilayah Lanud Halim Perdanakusuma menjadi tempat pelaksanaan upacara dan parade penutupan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN). Acara ini menandai akhir dari rangkaian pelatihan yang bertujuan untuk memperkuat karakter dan jati diri para pegawai pemerintah.

Selama pelatihan, peserta diberikan berbagai nilai-nilai kedisiplinan yang diharapkan mampu membentuk kepribadian yang tangguh dan profesional. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga untuk membangun semangat kerja sama serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan tugas sehari-hari.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan bahwa pelatihan dasar militer ini merupakan investasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur. Dalam pidatonya pada acara tersebut, ia menegaskan bahwa disiplin, kemampuan bekerja sama, dan ketangguhan yang didapat selama pelatihan akan menjadi modal utama bagi peserta dalam menjalankan tugas mereka di instansi masing-masing.

“Nilai-nilai yang ditempa selama pelatihan ini akan membantu peserta bekerja lebih efektif dan produktif,” ujarnya.

Keikutsertaan ASN dalam Komcad telah diatur melalui Surat Edaran Menteri PANRB No. 27/2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara. Dalam skema ini, personel Komcad memiliki dua masa tugas, yaitu masa tidak aktif dan masa aktif. Pada masa tidak aktif, anggota kembali menjalankan profesi sehari-hari. Sedangkan pada masa aktif, mereka dipanggil untuk melaksanakan tugas terkait pertahanan negara.

Menurut Menteri Rini, kebijakan ini bersifat sukarela dan tidak memaksa. Tujuannya adalah untuk memperkuat nilai loyalitas dalam core values ASN BerAKHLAK. Keikutsertaan dalam Komcad bersifat selektif dan harus memenuhi persyaratan tertentu sesuai aturan yang berlaku.

Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan sangat relevan dengan tugas-tugas sehari-hari ASN. Penguatan karakter ini diperlukan oleh negara untuk memastikan pemerintahan berjalan baik dan layanan publik tetap hadir bagi masyarakat.

Dari sisi manajemen ASN, partisipasi dalam Komcad merupakan bagian dari pengembangan kompetensi dan profesionalitas aparatur. Selain itu, ini juga menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan nasional sesuai peran dan kapasitas masing-masing.

Partisipasi ASN dalam Komcad direncanakan dengan memperhatikan keberlanjutan pelayanan dan birokrasi. Pimpinan instansi memiliki peran penting dalam mengatur distribusi pekerjaan agar pelayanan publik tetap berjalan lancar.

Menteri Rini mengucapkan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dengan penuh dedikasi dan disiplin. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Pertahanan dan TNI yang telah membina peserta hingga menjadi aparatur yang semakin tangguh.

“Secara keseluruhan, program ini adalah bagian dari ikhtiar membangun ASN yang berkarakter. ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki disiplin, ketangguhan, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *